jatimnow.com
Banjir Bandang di Jember, 1.892 KK Hidup di Penampungan

Tim gabungan standby di salah satu lokasi banjir bandang di Jember

jatimnow.com - Meski air akibat banjir bandang di Jember sudah surut, namun air tersebut masih menggenangi 14 desa dari 11 kecamatan yang terdampak. Akibatnya, 1.892 kepala keluarga (KK) terdampak, hidup di penampungan.

Koordinator Pos SAR Jember Asnawi Suroso menjelaskan berdasarkan data terbaru, wilayah yang terdampak banjir bandang melanda 11 kecamatan di Jember. Dari pendataan, sebanyak 1.892 KK yang terdampak tersebar di 14 desa.

"Warga yang terdampak banjir, ditampung di rumah-rumah warga yang tidak terdampak banjir," tegas Suroso, Minggu (23/12/2018).

Hingga Minggu (23/12/2018) pukul 15.00 WIb, Basarnas bersama BPBD, TNI, Polri, SAR OPA, Karang Taruna Biting dan DU Kom Pintu Merah masih standby di lokasi. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan pihaknya akan turun melaksanakan evakuasi.

"Sementara Operasi SAR di hentikan. Namun tim kami tetap standby jika sewaktu-waktu dibutuhkan," tegasnya.

Baca juga:  Banjir Bandang di Jember Terjang 7 Desa, Satu Orang Tewas

Data yang didapat jatimnow.com, wilayah terdampak banjir bandang di Jember antara lain di Dusun Sumberejo dan Tanjungsari, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan terdapat 492 KK. Kemudian di Dusun Karang Pakem, Krajan Tengah dan Krajan Kidul, Desa Curah Lele, Kecamatan Balung terdapat 170 KK. Sedangkan Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipujim, terdapat satu orang meninggal dunia atas nama Imam Ghazali, 42 tahun.

Selain itu, di Dusun Karangsemanding, Kecaamatan Bangsalsari, terdapat 230 KK dan di Desa Pakem, Kecamatan Sumbersari, banjir masih menggenangi jalan perumahan serta di Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru masih dalam proses pendataan. Kemudian di Desa Sumberagung terdapat 400 KK dan di Desa Yosorati masih dalam proses pendataan.

Terakhir, di Kecamatan Tempurejo, Kecamatan Kencong, Kecamatan Gumukmas, Kecamatan Ajung serta Kecamatan Semboro, juga masih dalam proses pendataan.

Sebelumnya diketahui, banjir bandang yang terjadi di Jember itu diduga akibat hujan deras yang mengguyur di wilayah tersebut pada Sabtu (22/12/2018) malam hingga Minggu (23/12/2018) dini hari.

Loading...

 

Berita Terkait