Proyek Penyebab Jalan Raya Gubeng Ambles Disetop, Basement Diurug

Editor: Budi Sugiharto / Reporter: Farizal Tito

Lokasi proyek yang berangsur-angsur diurug/ Foto: Fahrizal Tito-jatimnow.com

jatimnow.com - Proyek basement milik PT Saputra Karya di Jalan Raya Gubeng, Surabaya, akhirnya diurug. Proyek yang dikerjakan kontraktorn PT Nusa Konstruksi Enjiniring (NKE) ini sempat menjadi sorotan nasional karena menyebabkan Jalan Raya Gubeng ambles menyerupai jurang pertengahan Desember 2018 lalu.

Pantauan jatimnow.com, Senin (7/1/2019) sore, proses pengurugan masih berlangsung. Separuh lokasi calon basement sudah tertimbun tanah. Hanya di bagian selatan masih terlihat belum sepenuhnya diurug.

Pemkot Surabaya memastikan bahwa sudah mencabut izin pembangunan proyek basement tersebut. Dengan dicabutkan izin proyek basement tersebut, jika PT NKE ingin melanjutkan kembali pembangunan basemen, maka harus mengulang pengajuan perizinan proyek dari awal.

"Proyek basement-nya sudah diuruk semua, tanahnya dikembalikan ke posisi awal. Jadi kalau mau membangun lagi maka kontraktotnya harus mengurus izin sejak awal, mulai dari nol," tegas Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Senin (7/1/2019).

Tim Mitigasi Kelongsoran Jalan Raya Gubeng dari Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) VIII merekomendasikan agar lubang proyek basement ditimbun demi keamanan.

 

Humas BBPJN VIII Wahyu P Kuswanda mengatakan juga mengeluarkan surat rekomendasi BBPJN VIII yang telah ditandatangani oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Hasil rekomendasi itu dilakukan agar kerusakan tanah dan bangunan tidak merambat ke sisi lainnya.

Maka tim mitigasi merekomendasikan galian basement proyek diuruk kembali untuk mengembalikan muka air tanah, mengembalikan pergerakan tanah disekeliling galian.

"Bila proyek mau dikerjakan kembali, harus perizinan dimulai dari awal agar dampaknya tidak meluas. Bila dilanjutkan harus dari awal perizinan," kata Wahyu P Kuswanda, Jumat (28/12/2018).

Ia memaparkan berdasarkan hasil investigasi mitigasi mendapati bahwa longsornya jalan ini sebab pastinya akibat dinding penahan lubang galian proyek basement yang bocor karena air di dalam tanah.

"Lubang galian basement memicu air tanah ke sana dan akibat dinding tanah bocor jadi ada aliran masuk ke dalam galian. Terjadi penurunan muka air tanah," jelasnya.

 

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow4@gmail.com

Newsletter