Detik-detik Pencarian Mobil Berisi 3 Orang Tenggelam di Tulungagung

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Bramanta Pamungkas

Evakuasi jenazah penumpang mobil tercebur di Tulungagung

jatimnow.com - Setelah dua hari pencarian mobil tenggelam di Sungai Brantas, di Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung membuahkan hasil. Tiga penumpang telah ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa, Senin (28/1/2019) malam pukul 22.15 Wib.

Inilah catatan yang berhasil dihimpun jatimnow.com.

1. Mobil Toyota Avanza bernopol L 1147 BF berpenumpang enam orang tercebur ke dalam Sungai Brantas, di Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (26/1/2019) pukul 19.00 Wib.

Mobil tersebut tercebur saat hendak menyeberang dengan menggunakan jasa penyeberangan perahu. Kondisi jalan yang menurun membuat mobil yang berisi sopir dan tiga penumpang lain tenggelam ke sungai. Masyarakat yang berada di tepi sungai berusaha menolong dan berhasil menyelamatkan sopir mobil naas ini.

Waridi (56) sopir, warga Rungkut Lor, Surabaya bersama Solikatin (56) warga Rungkut Lor Surabaya dan Anam Sodikin (44) warga Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, selamat dari peristiwa itu.

Untuk identitas korban tenggelam adalah Fitri Nur Siyam (33) warga Kedung asem Surabaya, Siti Yuniarti (35) warga Rungkur Lor Surabaya dan Alfiyah (61) warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

2. Selain polisi dan TNI, tim dari Basarnas dan Satpol PP serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Tulungagung ikut melakukan pencarian. Meskipun begitu proses pencarian tidak berjalan lancar karena minimnya lampu penerangan, serta derasnya arus sungai.

Polisi juga meminta bantuan kepada tim Public Safety Center (PSC) milik RSUD Dr Iskak Tulungagung. Sebuah ambulan lengkap dengan tim medis disiagakan di lokasi kejadian.

3. Proses pencarian kembali dilanjutkan pada, Minggu (28/1/2019). Tim SAR membagi menjadi tiga tim. Dua tim akan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet, dan satu tim lain akan menyisir dari darat. Mereka akan melakukan pencarian sepanjang radius 2 kilometer dari lokasi kejadian.

"Fokus pencarian ini adalah menemukan objek mobil terlebih dahulu," kata Komandan Pos Basarnas, Brian Gautama, Minggu (28/01/2019).

Tim SAR juga menggunakan jangkar yang dikaitkan di kapal pencari dan bergerak menyisir sungai. Jika jangkar menyangkut benda di dalam sungai, tim akan bergerak untuk mencari tahu.

4. Proses pencarian mobil dihentikan sementara waktu lantaran cuaca hujan yang menyebabkan debit air sungai meningkat, pukul 16.00 Wib. Rencananya tim SAR akan kembali melakukan pencarian besok, Senin (28/1/2019).

5. Proses pencarian kembali dilanjutkan, Senin (28/1/2019) pagi. Tim SAR menggunakan alat pemindai dasar sungai yang bernama Sonar Fish Finder dan kamera bawah air untuk mencari ketiga korban.

Radius pencarian korban kembali diperluas dari 2 kilometer dari titik terceburnya mobil menjadi 4 kilometer.

6. Pemeriksaan yang dilakukan terhadap Waridi, polisi menduga jika sopir panik dan tidak sengaja menginjak gas sehingga mobil langsung berjalan maju.

"Dugaan sementara itu, sopir panik dan salah menginjak rem, tapi ini kita masih lakukan pemeriksaan," kata Kapolsek Ngunut, AKP Siti Nurinsana Natsir.

7. Pencarian melibatkan 7 personel Tim Taifib (Batalyon Intai Amfibi) TNI AL pada, Senin (28/1/2019) sore.

"Sesuai rencana, proses pencarian akan dilakukan hingga jam 11 malam," kata Koordinator Tim SAR, Brian Gautama.

8. Tim SAR menemukan mobil dengan tiga penumpang pada, Senin (28/1/2019) malam. Mobil Toyota Avanza bernopol L 1147 BF tersebut ditemukan pada kedalaman 7 meter, dan telah bergeser sepanjang 200 meter dari lokasi kejadian.

Koordinator Tim SAR, Brian Gautama menjelaskan tim berhasil menemukan lokasi mobil pada pukul 22.15 WIB. Mobil tersebut ditemukan setelah tim penyelam dari Satuan Taifib TNI AL melakukan penyelaman di titik tersebut.

"Kondisi penumpang semuanya masih dalam mobil, satu di bagian tengah dua di bagian belakang," kata Brian Gautama.

9. Proses evakuasi ketiga jenazah berlangsung selama empat jam. Derasnya arus Sungai Brantas dan keruhnya air menjadi kendala utama dalam proses evakuasi pengangkatan ketiga jenazah.

"Begitu dipastikan itu adalah mobil yang dicari, tim penyelam langsung berkoordinasi untuk mengevakuasi jenazah," kata Brian Gautama, Selasa (29/01/2018) dinihari.

Dengan dievakuasinya ketiga jenazah korban ini, maka proses pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR dinyatakan selesai.

Meskipun begitu mereka masih menyisakan satu pekerjaan lagi yaitu mengevakuasi kendaraan Toyota Avanza dengan nopol L 1147 BF dari dalam sungai. Rencananya proses evakuasi akan dilakukan hari ini.

 

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter