Konser di Grand City Batal, Panitia Terancam Dilaporkan ke Polisi

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Jajeli Rois

Pembatalan konser 'Hadapi dengan Senyuman'

jatimnow.com - Panitia Konser 'Hadapi Dengan Senyuman' akan dilaporkan penonton ke polisi, karena diduga merugikan penonton dengan gagalnya konser di Grand City Surabaya.

"Panitia ini telah membuat sebuah kecerobohan. Dia menjual tiket kepada penonton dengan harga Rp 200 ribu akan ada konser dengan artis bla bla, faktanya nggak ada," kata M Sholeh, kuasa hukum salah satu penonton yang merasa dirugikan saat dihubungi jatimnow.com, Selasa (12/3/2019).

Ia menyayangkan panitia yang nekat menjual tiket padahal perizinannya belum dilengkapi.

"Mestinya izin belum turun, nggak boleh jual tiket. Itu kan namanya belum ada kepastian kenapa jual tiket. Faktanya gagal tidak diperbolehkan karena izinnya nggak ada," terangnya.

Atas gagalnya konser tersebut, pembeli tiket merasa dirugikan oleh pihak panitia.

"Kegagalan itu, kita dirugikan atas pembelian tiket. Orang datang berbondong-bondong ke Grand City untuk bersimpati kepada Ahmad Dhani. Artinya ini panitia ceroboh," tegasnya.

Sholeh akan melaporkan panitia konser ke Polrestabes Surabaya pada siang ini.

"Polisi nggak bisa diam, harus ditangkap (panitianya) karena melakukan penipuan dan merugikan penonton. Kita laporkan supaya ke depan kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi," katanya.

Panitia telah membuka refund atau pengembalian uang tiket yang sudah terlanjur dari penonton. Kata Sholeh, meski panitia mengembalikan uang tiket penonton, tidak akan membatalkan tindak pidana.

"Membuka refund urusan dia. Meski sudah dikembalikan, tidak bisa membatalkan tindak pidana," ujarnya.

"Polisi harus menindaklanjuti dan bertindak tegas untuk menjadi efek jera bari lainnya. Dan jangan sampai terulang lagi yang menjadikan penonton dirugikan," tegasnya.

Konser 'Hadapi dengan Senyuman' yang sedianya digelar di Grand City Suarabaya pada tanggal 10 Maret malam itu batal digelar. Polisi tidak mengizinkan karena izin keramaian belum dikantongi panitia.

Konser bertiket Rp 200 ribu itu rencananya juga dihadiri Cawapres Sandiaga Uno.

Akibat konser gagal itu, panitia harus mengembaikan uang tiket (refund) kepada calon penonton. Panitia mengaku tiket yang terjual hanya 231 lembar, jauh dibawah dari target yang dipatok 1500-2000 tiket. 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter