Status KLB Demam Berdarah di Ponorogo Dicabut

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Mita Kusuma

Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Rahayu Kusdarini

jatimnow.com - Penetapan kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah (DB) Ponorogo resmi berakhir dikarenakan pasien yang menderita mulai menurun.

"Alhamdulillah sudah berakhir. Karena awalnya status KLB 30 hari. Tapi dalam waktu 30 hari masih banyak pasiennya. Kami perpanjang 15 hari, dan ini sudah berakhir," kata Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Rahayu Kusdarini, Selasa (19/3/2019).

Selama 45 hari dalam status KLB DB, tercatat 754 penderita dan pasien yang meninggal dunia ada 8 orang. Sedangkan untuk biaya yang ditanggung Pemkab Ponorogo terkait biaya yang ditanggung, dirinya mengaku belum mengetahui angka pastinya.

"Data berupa angka 754 pasien. Tapi ini belum selesai memverifikasi. Angka 754 pasien bisa juga berkurang," tegasnya.

Menurutnya, dari angka 754 pasien tersebut ada yang tidak tercover biaya Pemkab maka akan dialihkan ke BPJS.

"Jika punya BPJS otomatis ditanggung BPJS," pungkasnya.

Kasus DBD di Ponorogo sudah ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Bupati Ipong, Senin (28/1/2019). Keputusan KLB itu dilakukan karena penyebaran demam berdarah di Ponorogo sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

 

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter