KLB Demam Berdarah, Pemkab Ponorogo Siapkan Dana Rp 5 Miliar

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Mita Kusuma

Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono

jatimnow.com - Pemkab Ponorogo mengucurkan dana Rp 5 miliar atas Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah (DB). Dana tersebut diambil dari dana on call atau dana tidak terduga.

"Kami (Pemkab Ponorogo) menyediakan Rp 5 miliar untuk menanggulangi semua, baik pembiayaan atau pemberantasan DB," kata Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono, Jumat (8/3/2019)

Menurutnya, dana sebesar Rp 5 miliar lebih dari cukup dan dialokasikan satu pasien ditanggung pemerintah daerah sebesar Rp 1.85 juta.

"Untuk nominal per orang, indeksnya memang sebesar itu," ujarnya.

Baca juga:    Tidak Semua Penderita DB di Ponorogo Dapat Pengobatan Gratis

Bambang mengklaim telah menyiapkan dana cadangan jika anggaran tersebut tak cukup mengkover pembiayaan penderita DBD selama KLB berlaku satu bulan.

"Kami siapkan dana cadangan juga," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah menetapkan status KLB, Pemkab Ponorogo bisa menggunakan dana on call untuk melakukan berbagai kegiatan, mulai dari fogging hingga pembiayaan rawat inap pasien demam berdarah.

Bupati Ipong juga mendesak rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan pelayanan. Selain itu, stok obat untuk pasien DB diminta agar ditambah.

Pemkab Ponorogo menanggung semua biaya pengobatan warga yang menderita DB dengan syarat dan ketentuan khusus. Pemkab hanya menggratiskan pasien DB jika sudah dalam tahap dengue haemorrhagic fever (DHF) atau bahkan dengue shock syndrome (DSS) yang mengacu standar penetapan dari Dinkes Jatim dan WHO (World Health Organization).

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter