Terobos Konvoi Suporter Bola, Bus Berpenumpang WNA Dilempari Batu

Editor: Arif Ardianto Narendra Bakrie / Reporter:

Kondisi kaca bus yang dilempari batu.

jatimnow.com - Sebuah insiden pelemparan batu terhadap bus terjadi di Pasuruan.

Rombongan bus yang membawa tamu asing dilempari batu oleh sekelompok pengendara motor yang diduga suporter sepak bola, pada hari Minggu, (15/4/2018) pukul 18.30 wib.

Berdasar informasi yang dihimpun jatimnow.com, rombongan bus membawa 26 warga negara Thailand yang sedang berlibur di Indonesia.

Aksi pelemparan berawal dari bus yang dikemudikan oleh Maryono Dusun Ngrengket, Desa Ngrengket, Kec Sukomoro, Nganjuk, yang melintas di Jalan Raci Pasuruan. Rombongan bus tersebut usai mengunjungi sentra pengerajin kulit Sidoarjo dan hendak melanjutkan perjalanan menuju Bromo.

Saat melintas di Jalan Raci, perjalan bus terhambat puluhan motor yang diduga suporter bola yang menggelar konvoi menutup jalan.

Berupaya menyalip, bus membunyikan klakson memberi tanda untuk mendahului. Namun, rombongan motor konvoi tersebut tak mau memberi jalan.

Sempat ada anggota polisi yang sedang melintas membukakan jalan, namun saat melewati rombongan motor konvoi, tiba-tiba dilempar batu dari belakang.

Tak ingin kerusuhan membesar, sopir bus memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan dan berhenti di kantor Polsek terdekat untuk meminta bantuan, yakni Polsek Gadingrejo.

Dari kejadian ini, tercatat bus mengalami kerusakan, diantaranya kaca bus bagian belakang pecah, serta kaca samping retak-retak. Penumpang warga asing di dalamnya pun mengalami beberapa luka akibat pelemparan batu. Diantaranya memar bagian kepala.

Tercatat dua korban mengalami memar kepala, diantaranya Mrs. Rihanah Sulong, serta Miss. Paridah Haloh. Keduanya merupakan warga negara Thailand.

Polisi mengamankan barang bukti berupa tujuh buah batu berukuran sedang.

Beruntung tidak ada korban dengan luka serius. Setelah mendapatkan perawatan ringan, rombongan tersebut memutuskan meneruskan perjalanan untuk berwisata ke Gunung Bromo.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Rizal, Kejadian itu sebenarnya terjadi di Wilayah Hukum Polres Pasuruan Kabupaten. Tapi karena TKP dekat dengan Polres Pasuruan Kota, maka pihaknya melakukan penanganan awal.

"Kami tangani dan kami akan berkoordinasi dengan Polres Pasuruan (Kabupaten)," ujarnya, Senin, (16/4/2018).

Selain melakukan penanganan awal, Rizal menyatakan pihaknya juga sudah melakukan pengawalan terhadap Bus berisi rombongan WNA tersebut hingga ke Bromo.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter