Polri Terjunkan Densus 88 Periksa Suami Istri Penyerang Wiranto

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: LKBN Antara

Foto penangkapan pria yang menyerang Wiranto di Pandeglang yang beredar

jatimnow.com - Dua orang yang diduga melakukan penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto di Lapangan Menes Pandeglang ditangkap polisi. Dua pelaku pria dan wanita itu diamankan di Mapolsek Menes, Polres Pandeglang.

Dua pelaku penusukan itu bernama Fitri Andriana (21), warga Desa Sitanggai, Kecamatan Karangan, Kabupaten Brebes, yang mengontrak rumah di Kampung Sawah, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Sedangkan pelaku yang kedua yaitu Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31), warga Jalan Syahrial VI No. 104, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Polri menerjunka Densus 88 Antiteror untuk menyelidiki ada tidaknya keterkaitan dua pelaku penusukan itu dengan jaringan teroris tertentu.

Sebab, dua pelaku yang bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) dan Fitri Andriana (21) diduga terpengaruh paham radikalisme ISIS. Pemeriksaan terhadap kedua pelaku dilakukan Densus 88 bersama Penyidik Polres Pandeglang dan Polda Banten.

Baca juga:  

"Masih didalami apakah pelaku terhubung dengan jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Cirebon atau JAD Sumatera," ungkap Brigjen Pol Dedi, Kamis (10/10/2019).

Penusukan itu terjadi saat Wiranto mendatangi acara di Universitas Mathla'ul Anwar (Unma), Jalan Raya Pandeglang, untuk memberikan kuliah umum di hadapan para mahasiswa. Setelahnya, Wiranto dan rombongan hendak meninggalkan Lapangan Alun-alun Menes. Namun, saat Wiranto menyalami warga dan hendak menuju kendaraan, ia ditusuk pelaku.

Akibat peristiwa itu, Wiranto mengalami luka di bagian perut. Kapolsek Menes Kompol Dariyanto yang berada berdekatan dengan Wiranto juga terkena tusukan yaitu pada punggungnya.

Selain itu, rumah terduga pelaku juga telah digeledah Polres Pandeglang. Usai penggeledahan, mereka memasang garis polisi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, dua pelaku penusukan tersebut merupakan suami istri. Keduanya mengontrak rumah di Kampung Sawah, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang sekitar satu tahun lalu dan jarang berbaur dengan warga sekitar.

"Aktivitas kesehariannya tidak begitu jelas. Kemudian jarang berbaur dengan warga yang lainnya," kata Humadad Sanusi, Ketua RT 04 Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten, tempat dua orang terduga pelaku itu tinggal.

Menurut Sanusi, aktivitas keseharian pelaku adalah seorang penjual pulsa di kontrakannya. Terlihat adanya plang jual pulsa yang terpampang di depan rumah kontrakan terduga pelaku itu. Namun, pelaku juga diketahui oleh warga suka keluar rumah pada malam hari dan pada siang hari jarang keluar.

"Sudah sekitar satu tahun tinggal di sini. Tinggal sama keluarga baru, karena awalnya sendiri. Aktivitasnya nggak tahu, yang saya tahu jualan pulsa doang," ungkapnya.

Sanusi menambahkan, keluarga tersebut sangat tertutup dengan warga, termasuk juga istrinya karena jarang keluar rumah dan jarang berbaur dengan warga. Diketahui pasangan suami istri tersebut sudah memiliki satu orang anak.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter