Memburu Pemasok Senjata Tajam ke Geng All Star Surabaya

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Farizal Tito

Sejumlah senjata tajam disita polisi dari tangan Geng All Star Surabaya dan Geng Jawara sebelum tawuran pecah, 1 September 2019

jatimnow.com - Mulai awal September 2019, polisi di Surabaya dipaksa tidak tidur oleh dua geng remaja yang terus menebar permusuhan. Polisi harus memeras keringat untuk memetakan dua geng tersebut, berikut pentolannya.

Yang terbaru, Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menemukan fakta mengejutkan terkait Geng All Star Surabaya. Bahkan sebelumnya, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran juga sudah menegaskan bahwa Geng All Star ini memiliki belasan Grup WhatsApp dengan beberapa admin.

Baca juga:  

"Jumlah anggota grup ribuan dengan banyak admin. Tapi alhamdulillah, kemarin kita sudah dapat dua adminnya," terang Sudamiran, Minggu (13/10/2019) dinihari saat ia dan timnya mengamankan 17 remaja anggota Geng All Star di Taman Mundu, Tambaksari, Surabaya.

Dua admin grup yang diciduk di Taman Mundu itu diperiksa intensif untuk mengular alur koordinasi antar aliansi yang tergabung dalam Geng All Star Surabaya. Termasuk siapa saja yang menjadi panutan para remaja anggota geng tersebut untuk bergerak melakukan gesekan dengan Geng Jawara Kampung.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menginterigasi belasan anggota Geng All Star Surabaya yang diamankan di Taman Mundu Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menginterigasi belasan anggota Geng All Star Surabaya yang diamankan di Taman Mundu

Di tengah pemeriksaan, Tim Jatanras Polrestabes Surabaya menemukan fakta terkait puluhan senjata tajam (sajam) yang selama ini digunakan sejumlah anggota Geng All Star Surabaya untuk menyerang maupun bertahan. Sajam itu bukan isapan jempol semata. 1 September 2019 lalu, puluhan sajam berbagai jenis disita dari tangan geng ini sebelum tawuran pecah.

"Kami menemukan fakta, ada transaksi senjata tajam pada Geng All Star ini," sambung Sudamiran melalui Kanit Jatanras Iptu Giadi Nugraha.

Sang empu pemasok sajam ke para anggota Geng All Star saat ini masih dalam pengejaran, setelah Tim Jatanras berhasil mengantongi identitas penyuplai puluhan sajam tersebut.

"Jadi, sajam yang masuk ke Geng All Star ini terorganisir. Sajam itu disuplai dengan cara dibeli. Artinya ada perdagangan sajam yang memanfaatkan keberadaan geng ini," bebernya.

Lantas bagaimana dengan Geng Jawara Kampung? Giadi menyebut bila pentolan geng ini sudah didapat. Aktivitas geng ini juga sudah mereda pascapenyekapan yang dilakukan 10 anggota mereka. Pasalnya, kasus penyekapan dan pengeroyokan itu diproses hukum, dengan dua pelaku dewasa dijebloskan ke dalam tahanan.

"Geng Jawara ini sudah mereda. Tidak ada aktivitas menonjol dari geng ini," tandasnya.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter