Disita di Surabaya, 1,5 Juta Pil Dextro Gagal Dikirim ke Banyuwangi

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Farizal Tito

1,5 juta butir Pil Dextro yang disita Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Setelah menggagalkan pengiriman 2 juta butir pil koplo jenis Double L, Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya juga menggagalkan pengiriman 1,5 juta butir Pil Dextro.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian menyebut, 1,5 juta butir Pil Dextro itu disita dari sebuah tempat di Surabaya timur. Rencananya, obat keras berbahaya itu akan dikirim ke luar kota.

"Kami sita 1,5 juta butir Pil Dextro itu saat hendak dikirim ke Banyuwangi," terang Memo, Selasa (10/12/2019).

Alumnus AKPOL tahun 2002 ini menambahkan, jaringan pengedar Pil Dextro itu berbeda dengan jaringan pengedar 2 juta butir Pil Double L yang disita dari sebuah kantor ekspedisi di kawasan Semut, Pabean Cantikan, Surabaya.

"Untuk bos yang memesan dua juta Pil Double L sudah kami amankan. Sedangkan untuk yang Pil Dextro, masih kami dalami dan kembangkan," jelasnya.

Dextro merupakan jenis obat keras berbahaya yang peredarannya dilarang sembarangan. Pil ini bisa menyebabkan halusinasi bagi yang mengonsumsinya tanpa resep dokter.

Siapapun yang melakukan peredaran gelap atau ilegal terhadap Pil Dextro, bisa dijerat dengan Pasal 196 dan 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter