jatimnow.com

Mayat di Kemlagi Mojokerto

Polisi Selidiki Penyebab Luka pada Mayat Ardio

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Achmad Supriyadi
Proses evakuasi mayat Ardio yang ditemukan di bawah Jembatan Gumul, Kemlagi, Mojokerto 🔍
Proses evakuasi mayat Ardio yang ditemukan di bawah Jembatan Gumul, Kemlagi, Mojokerto

jatimnow.com - Mayat Ardio Wiliam Oktavianto (13) yang ditemukan di bawah Jembatan Gumul alas jati Desa Mojorejo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Bogiek Sugiyarto mengatakan, jenazah warga Desa Ketemasdungus, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto itu dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk mengetahui penyebab meninggalnya.

"Jasad korban dibawa ke Surabaya untuk autopsi karena di sini tidak bisa. Proses itu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban. Dan kami masih menunggu hasil autopsi," terang Bogiek, Kamis (30/1/2020).

Loading...

Baca juga:  

Bogiek menambahkan, dari hasi olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi, ditemukan ada bercak darah di lokasi penemuan mayat Ardio.

"Dari identifikasi tadi ditemukan ada luka di pelipis sebelah kanan dan kepala bagian belakang yang agak dalam. Dugaan kami seperti itu (lokasi pembuangan mayat)," bebernya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Ade Warokka menyebut, ditemukan luka ditubuh korban menjadi acuan penyelidikan ia dan timnya.

"Luka di bagian kepala acuan kami melakukan penyelidikan. Luka itu apa disebabkan benturan benda tumpul atau sebab lain, seperti jatuh, masih dalam penyelidikan kami. Jika ada kekerasan, kami akan tindaklanjuti kasus ini," tegasnya.

Identitas Ardio terungkap setelah orangtuanya mendatangi RSUD RA Basuni di Gedeg, Mojokerto. Ardio diketahui hilang sejak Rabu kemarin. Orangtuanya sudah mencoba mencari ke beberapa lokasi dan juga menyebar informasi ke media sosial grup Facebook maupun WhatsApp.