Pixel Code jatimnow.com

Corona Mewabah, Tempat Nongkrong di Kota Pasuruan Masih Dipadati Warga

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Moch Rois
Polisi berikan imbauan bagi masyarakat yang nongkrong di warung kopi di Kota Pasuruan
Polisi berikan imbauan bagi masyarakat yang nongkrong di warung kopi di Kota Pasuruan

jatimnow.com - Kesadaran masyarakat Pasuruan baik di kota maupun kabupaten untuk pembatasan sosial (social distancing) atas penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) masih rendah.

Dari pantauan, pusat keramaian di Kota Pasuruan masih terlihat kerumunan masyarakat. Salah satunya di kawasan padestrian depan Stadion Untung Suropati yang berada di Jalan Pahlawan Kota Pasuruan.

Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto membenarkan jika masyarakat masih ditemui masih banyak yang berkerumun.

"Kita kewalahan untuk mengingatkan agar masyarakat tidak berkerumun dalam jumlah banyak terutama saat malam hari," katanya, Senin (23/3/2020).

Ia menyebut ada empat titik keramaian di Kota Pasuruan yang menjadi jujukan masyarakat untuk nongkrong di malam hari.

Yakni, di pedestrian depan Stadion Untung Suropati, Taman Kota, kawasan Jalan Panglima Sudirman dan area dalam serta luar GOR Untung Suropati yang berada di Jalan Sultan Agung.

Baca juga:
Kenali Sistem Imun Anda, Sebagai Perisai Melawan Varian Virus Baru

"Yang paling ramai malam minggu. Semua warga yang berkerumun atau nongkrong di warung kopi kita suruh pulang. Dari situ kita ketahui, yang nongkrong ini bukan hanya warga kota tapi juga warga Kabupaten Pasuruan," terangnya.

Terkait masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang imbauan larangan beraktifitas atau berkerumun di malam hari, AKP Endy berencana akan menggalakkan patroli setiap malam.

Polisi bersama Satpol PP dan TNI akan menggelar patroli untuk memberikan imbauan sekaligus mengantisipasi adanya balapan liar.

Baca juga:
Lima Kapal Asing Sandar di Surabaya, Catat Tanggalnya

"Mulai nanti malam kita lakukan patroli setiap hari. Terpenting kita terus mengimbau agar masyarakat menghindari berkumpul walau sekedar nongkrong di warung kopi," pungkasnya.