Pixel Code jatimnow.com

Seorang PDP asal Magetan Meninggal saat Dirawat di RS Ponorogo

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Mita Kusuma
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang wanita berumur 51 tahun dan masuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Magetan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyah Ponorogo.

"Satu PDP meninggal. Tapi bukan dari warga Ponorogo melainkan warga Kecamatan Lembeyan, Magetan," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Sabtu (18/4/2020).

PDP itu diketahui masuk ke rumah sakit pada tanggal 13 April lalu dengan keluhan ginjal dan trombosit turun.

"Jadi ada penyakit penyertanya juga. Gagal ginjal dan kemungkinan demam berdarah karena trombosit nya turun," ujar Ipong.

"Rontgen belum, swab juga belum. Pasien itu tidak batuk dan tidak demam," imbuhnya.

Pasien belum dilakukan swab ataupun rontgen bukan tanpa alasan. Karend sejak masuk rumah sakit hingga meninggal dunia, pasien dalam kondisi yang lemah.

Baca juga:
Seorang PDP di Ponorogo Meninggal Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Kondisinya sangat drop. Mau dilakukan swab dan lain-lainnya belum sempat," tegasnya.

Bupati Ipong memastikan jika proses memandikan jenazah PDP di RS Aisyah sudah sesuai protokol.

"Kami tidak mau ambil resiko. Kami lakukan semua sesuai protokol mulai memandikan sampai dikuburkan," tegasnya.

Baca juga:
Sempat Menolak Dirawat, Seorang PDP Covid-19 di Ponorogo Meninggal

Kabid Pengendalian dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Magetan, Didik Setyo Margono membenarkan informasi tersebut.

Pihaknya akan melakukan tracing walaupun belum ada kejelasan apakah PDP yang meninggal dunia itu positif Corona atau tidak.

"Satu PDP meninggal dunia di RS Ponorogo tetap kami lakukan tracing. Walaupun belum sampai kami lakukan swab pada PDP," katanya.