Heboh Dugaan Pelecehan Seksual 'Pocong' Bermodus Riset di Surabaya

Editor: Redaksi / Reporter:

Tangkapan layar thread akun Twitter akun @m_fixxxx

jatimnow.com - Dalam 24 jam terakhir, pengguna Twitter heboh dengan thread salah satu mahasiswa di Surabaya. Bahkan hingga pukul 14.09 Wib, Kamis (30/7/2020), nama G masih berada di top trending Twitter Indonesia.

Nama G menjadi perbincangan hangat warganet setelah salah satu akun Twitter @m_fixxxx membagikan thread dengan judul 'Predator "Fetish Kain Jarik" Berkedok Riset Akdemik dari Mahasiswa PTN di SBY'.

Akun ini memposting threadnya tentang G pada pukul 18.21 Wib, Rabu (29/7/2020). Dan Hingga pukul 14.09 Wib, thread-nya itu sudah diretweet 72 ribu kali dan disukai 109 ribu kali. Bahkan thread ini sudah mendapat 12 ribu balasan atau komentar.

Dalam postingannya itu, akun @m_fixxxx mengaku bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual G, salah satu mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Surabaya. Dalam pengakuannya, akun @m_fixxxx awalnya diminta untuk membantu G yang sedang mengadakan riset.

Akun @m_fixxxx mengaku diminta G untuk membungkus dirinya sendiri dengan kain jarik lalu difoto atau video, kemudian dikirimkan pada G. Dalam hal itu, akun @m_fixxxx mengaku meminta bantuan seorang temannya.

Akun @m_fixxxx juga diminta untuk membungkus orang lain dengan kain jarik seperti cara yang telah diperintahkan. Dari pengakuan akun @m_fixxxx, G beralasan aksi bungkus membungkus orang dengan kain jarik layaknya orang sudah meninggal atau pocong itu dilakukan untuk penelitian tugas akhir di kampusnya.

"Ampe dia mohon2 gini lah, terus karena gw kasian yaa dia bilang juga karena udah semester 10. Trus katane tenggat waktunya udah mepet. Ampe bilang mau memohon gitu di kaki gw wkkwwk. Ya udah gw mau bantuin dia," tulis akun @m_fixxxx pada salah satu bagian thread-nya.

Seperti dilihat jatimnow.com Kamis (30/7/2020), thread akun @m_fixxxx itu mendapat banyak balasan komentar. Beberapa di antaranya menjelaskan tentang fetish, beberapa di antaranya bahkan mengaku pernah menjadi korban serupa.

Dalam thread-nya itu, akun @m_fixxxx juga menyertakan fotonya saat dibungkus jarik layaknya pocong. Dia juga menyertakan chatting DM Instagram G dan dirinya serta berlanjut chatting melalui WhatsApp.

"Dia emang sakit!!!!! Nih gue rela unblock bentar cuma buat capture ini doang. Abis gitu gue cuma doain dia semoga sadar sama kelakuannya," tulis akun @_ikhsanrxxxx membalas thread akun @m_fixxxx.

"wOW temenku yang di malang juga hampir mau, terus nolak. dia maba U* kaget dapet dm diajakin nonton ke bioskop atau kmn gt, trs tmnku nanya aku soalnya diancem, aku laporin ke BEM FIB, sama BEMnya dikasitau atiati kalo kontak sama masnya ini, soalnya udah banyak korban jugaUpside-down face," tambah akun @imhappiexxxx.

"Saya juga pernah di-chat sama (G) itu. Pesannya sama, untuk keperluan riset, dengan cara membungkus orang, lalu orang tersebut akan dipegang di area tertentu termasuk area vital untuk dilihat reaksinya. Dia ngirim pesan itu ke beberapa orang," lanjut akun @Methodologixxxx.

Pengakuan akun @m_fixxxx menjadi korban pelecehan G, juga beberapa akun yang mengaku menjadi korban membuat kepolisian turun tangan. Satreskrim Polrestabes Surabaya menerjunkan Tim Siber untuk menyelidiki dugaan tersebut.

"Masih kami dalami," jawab Kanit Siber Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana.

Arief yang juga menjabat sebagai Kanit Resmob Polrestabes Surabaya ini mengaku sudah membaca thread Mufis dan komentar-komentar warganet pada thread tersebut.

"Tentu kami akan meminta keterangan semua yang terkait dalam thread tersebut," tandas Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter