Bercanda Bom di Bandara, Oknum DPRD Banyuwangi Mengaku Tak Tahu Aturan

Editor: Erwin Yohanes / Reporter:

Ketua DPC Gerindra Banyuwangi Naufal Badri (kiri) dan Ketua DPC Hanura Banyuwangi Basuki Rachmat di Mapolres/ foto: Hafiluddin A

jatimnow.com - Oknum anggota DPRD Banyuwangi yang diamankan polisi lantaran bercanda soal bom di bandara, mengaku tidak mengetahui jika selama ini ada aturan Undang-Undang tentang penerbangan.

Sebab, meski berstatus sebagai wakil rakyat yang terhormat, mereka berdua beralasan jika tidak tahu UU nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan telah disahkan oleh DPR RI.

Baca juga: Mengaku Bawa Bom, 2 Oknum Anggota DPRD Diamankan di Bandara Banyuwangi

Anggota DPRD yang juga Ketua DPC Gerindra Banyuwangi Naufal Badri dan Ketua DPC Hanura Banyuwangi Basuki Rachmat menyatakan tidak bermaksud meresahkan masyarakat, khususnya di kawasan bandara apalagi terkait bom atau bahan peledak. Meskipun hanya sebatas candaan.

"Saya mohon maaf atas kekhilafan saya. Pembicaraan itu (bom dan bahan peledak di bandara, red) tidak disengaja," ucap Naufal, Rabu (23/5/2018) malam.

Baca juga: Oknum DPRD Bercanda Soal Bom itu Ketua Hanura dan Gerindra Banyuwangi

Demikian halnya dengan ketua DPC Hanura Banyuwangi, Basuki Rachmat yang menyatakan dengan statemen yang nyaris sama. Baru menyadari bahwa UU nomor 1 tentang penerbangan telah disahkan.

"Belum tahu saya, ternyata ada UU berbunyi entah itu disengaja atau tidak disengaja ngomong bahan peledak (di bandara, red) itu tidak boleh," ujarnya.

Atas kejadian itu, dirinya juga mengaku telah meminta maaf kepada pihak bandara Banyuwangi dan juga masyarakat. Karena akibat guyonan mereka itu pesawat Garuda Indonesia GA 265 dengan Jakarta delay sekitar 30 menit.

"Kita minta maaf tidak akan mengulangi. Jadi sudah clear. Tadi juga sudah menandatangani surat pernyataan yang menyatakan tidak akan mengulangi hal semacam itu lagi," kata Basuki.

Sebelumnya, dua oknum anggota DPRD Banyuwangi diamankan keamanan bandara Banyuwangi, lantaran mengaku membawa bahan bom.

Sempat ada ketegangan saat kedua oknum tersebut menolak untuk diturunkan dari pesawat yang hendak menuju Jakarta itu.

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes

 

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter