jatimnow.com
Rayakan HUT ke-9 dan Hari Pahlawan, NasDem Bagikan 999 Paket Sembako

DPW Pastai NasDem bagikan 999 paket sembako dalam rangka HUT ke-9 dan Hari Pahlawan

jatimnow.com - DPW Partai NasDem Jatim membagikan 999 paket sembako kepada para janda veteran, pensiunan TNI-Polri dan keluarga yang berkegiatan aktif dalam pesantren di 153 kelurahan di Surabaya.

Kegiatan yang digelar Kantor DPW Partai NasDem itu selain bertujuan untuk menyambut peringatan Hari Pahlawan dan perayaan HUT ke-9 Partai NasDem.

Dalam aksi sosial itu DPW Partai NasDem Jatim menyerahkan 999 paket sembako kepada DPD Partai NasDem Surabaya yang diketuai Robert Simangunsong agar selanjutnya dibegikan ke rumah masing-masing para janda veteran, pensiunan TNI-Polri dan guru-guru pesantren.

Ketua DPP Partai NasDem Bidang Pemenangan Teritorial Jawa IV, Dossy Iskandar mengataka, pada perayaan HUT ke-9 partainya itu diinstruksikan pada aksi sosial untuk meringankan masyarakat di masa Pandemi Covid-19.

"Banyak warga Surabaya, khususnya yang terdampak pandemi. Karenanya aksi sosial ini sangat tepat. Bantuan sembako sangat bermanfaat bagi mereka," jelas Dossy kepada wartawan, Senin (9/11/2020).

Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi menambahkan, pihaknya sebenarnya ingin pembagian sembako itu dilakukan serentak di 38 kabupaten dan kota di Jatim. Namun menyambut Hari Pahlawan tahun ini, partainya membagikan 999 paket sembako dan kegiatan ini dipusatkan di Surabaya.

"Ada 145 kelurahan di Surabaya yang menjadi sasaran pembagian sembako. Mereka yang berhak menerima sembako adalah para janda veteran, TNI-Polri dan kiai kampung," paparnya.

Kegiatan tersebut sengaja dipusatkan di Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Apalagi kaum nasionalis banyak berasal dari Surabaya dan kaum religius mayoritas banyak di Jatim.

"Jadi lahirnya Hari Pahlawan pada 10 November ini tak bisa dilepaskan dari perjuangan para pahlawan dan santri di Surabaya," ungkap Kakak Janet-sapaan Sri Sajekti Sudjunadi.

Menurut Kakak Janet, ratusan paket yang diberikan kepada para janda Veteran, TNI-Polri dan para keluarga serta guru ngaji di pondok pesantren itu tidak sebanding dengan jasa-jasa mereka dalam memperebutkan Kemerdekaan Indonesia.

Loading...

"Kegiatan itu sebagai upaya untuk selalu mengingat, menggelorakan jasa pahlawan hingga anak cucu kita. Jadi ini merupakan upaya gotong royong yang dimaksudkan untuk bersama-sama saling meringankan di masa pandemi. Seperti halnya para pahlawan dan santri dalam merebutkan kemerdekaan pada masa dulu," tegasnya.

 

Berita Terkait