Motif Pembunuhan di Apartemen Educity Terkuak, Ini Alasannya

Editor: Erwin Yohanes Narendra Bakrie / Reporter:

Proses evakuasi jasad AP di Apartemen Educity Surabaya beberapa waktu lalu./Foto: Dokumen jatimnow.com.

jatimnow.com - AP (40) korban pembunuhan disalah satu kamar lantai 17 Apartemen Educity, Mulyorejo, Surabaya diduga dihabisi karena motif bisnis.

Bisnis itu pula yang membawa warga asal Paseban, Senen, Jakarta Pusat itu datang ke Surabaya.

Apa sebenarnya bisnis korban? Sayang, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran belum bersedia membeberkan pertanyaan itu.

Baca juga: Pria Tewas di Apartemen Educity Diduga Hanya Tamu, Polisi Buru Pemilik

Namun, pihaknya membenarkan jika korban ke Surabaya dalam rangka bisnis. Dan bisnis itupula yang akhirnya merenggut nyawa korban.

"Dari hasil keterangan saksi-saksi, sementara seperti itu. Bisnis apa? Kami belum bisa memastikannya. Sebab para pelaku yang sudah teridentifikasi masih belum berada di tangan kami," ungkap Sudamiran, Senin (4/6/2018).

Baca juga: Tewas Penuh Luka, Penghuni Apartemen Educity Diduga Korban Pembunuhan

Sebelumnya, Sudamiran menyebut jika korban dihabisi oleh pelaku yang lebih dari dua orang.

Lantas apa keterkaitan para pelaku dengan penyewa (pemilik) kamar apartemen yang dipakai korban menginap itu? Sudamiran menjawabnya diplomatis.

"Ada tidaknya hubungan itu, juga belum bisa diungkap. Sebab keberadaan penyewa kamar juga belum kami dapatkan," tegasnya.

Korban sendiri ditemukan tewas di kamar milik VA, perempuan yang berprofesi sebagai marketing. Keberadaan VA hingga saat ini masih misterius.

Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah mencari VA di tempat kerjanya. Tapi upaya itu tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Tewas Penuh Luka, Penghuni Apartemen Educity Diduga Korban Pembunuhan

VA disebut-sebut sebagai saksi kunci. Sebab diduga, VA-lah yang mengetahui proses kedatangan korban ke Surabaya dan dalam rangka bisnis apa.

"Kami sudah sebar tim kami ke berbagai kota yang kami sinyalir jadi tempat singgah para pelaku. Termasuk saksi kunci (VA, red)," beber Sudamiran.

Korban sendiri ditemukan tewas penuh darah di dalam kamar mandi sebuah kamar di lantai 17 Apartemen Educity.

Korban tewas dalam keadaan kepalanya bersandar di tembok dan kakinya menempel di lantai yang sudah penuh darah.

Mayat AP ditemukan pertama kali oleh petugas apartemen pada Senin (28/5/2018) sekitar pukul 06.45 WIB.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter