jatimnow.com
Warga Protes Proyek Trans Icon Surabaya: Rumah Retak hingga Air Keruh

Proyek Trans Icon Surabaya (Foto-foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Proyek Trans Icon Surabaya di Jalan Ahmad Yani Surabaya kembali memicu protes warga di Kelurahan Menanggal dan Gayungan. Protes itu pun sampai ke meja wakil rakyat.

Ketua RT 01 Kelurahan Menanggal Retno mengaku, beberapa rumah warganya yang berada di sekitar proyek mengalami retak hingga mengakibatkan sumber air keruh.

"Ada pernah itu sumber airnya itu keluar semen, terus berkurangnya debit air, terus keretakan-keretakan pada dinding rumah," ujar Retno kepada jatimnow.com usai mediasi bersama kontraktor ditemani rombongan Komisi A DPRD Surabaya pada Rabu (1/8/2021).

Retno menambahkan, dampak debu yang dihasilkan saat proyek berjalan, juga dirasakan warga. Beberapa rumah di sekitar proyek bahkan mengalami ambles hingga pintu susah untuk ditutup.

Baca juga:  Proyek Trans Icon Surabaya Kembali Picu Protes Warga

"Pernah itu sampai ada pintu yang nggak bisa ditutup, terus ada debu, terus warga saya ada yang kejatuhan besi," tambah Retno.

Retno berharap, warganya bisa segera mendapat ganti rugi atas kerusakan yang dialami.

Di waktu yang sama, Kepala Kontraktor proyek Trans Icon, Imron mengaku tidak tahu tentang dampak dan kerugian yang dialami warga.

"Ini isu baru ya. Jadi setelah ini kita akan ngecek mana yang retak agar bisa diperbaiki kalau memang itu pekerjaan kami," ungkap Imron.

Imron mengklaim bahwa sebelumnya telah duduk bersama dengan ketua RT dan beberapa perwakilan warga tentang solusi krisis air yang dirasan warga.

Loading...

"Kalau soal air, kebetulan kita sudah pernah rembuk ya sama RT bersama beberapa perwakilan warga kita sudah pernah ungkap dan sudah kita sampaikan dalam bentuk CSR mengenai toren ya, pengadaan air bersih. Ternyata dari rembug itu belum ada respon dari mereka, dari warga," terang Imron.

Warga menunjukkan dampak dari proyek Trans Icon SurabayaWarga menunjukkan dampak dari proyek Trans Icon Surabaya

Berita Terkait