jatimnow.com
Mahasiswa UMSurabaya Gagas Kampoeng Hidroponik di Tengah Kota

Kampoeng Hidroponik program Himpunan Mahasiswa Program Studi Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).

jatimnow.com - Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi Akutansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) mengajak masyarakat bertani di tengah-tengah kota.

Melalui program ketahanan pangan di masa pandemi, mahasiswa menggagas Kampoeng Hidroponik di wilayah Kecamatan Kendangsari, Surabaya.

Program Kampoeng Hidroponik ini lolos pendanaan Program Pengembangan Pemberdayaan Desa (P3D) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Program ini sebelumnya juga mendapat pendanaan melalui Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2020.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Ketua kelompok kegiatan, Zainal Rusdi mengatakan, program hidroponik sudah berjalan lebih dari setahun di wilayah Kendangsari. Bahkan beberapa tempat sudah memiliki hidroponik dan sudah beberapa kali menikmati hasil tanaman dari program tersebut.

"Sudah ada beberapa unit hidroponik yang kami buat bersama warga, dan satu lokasi kami bangun green house dengan kapasitas cukup besar" ujar Zainal, melalui siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (16/10/2021).

Menurut Zainal, masyarakat sangat antusias terlibat sehingga ia dan kelompoknya merasa terbantu dalam melaksanakan program kampoeng hindroponik.

"Saat proses pembangunan green house, warga sangat antusias terlibat sehingga kami tidak perlu sewa tukang. Dan untuk perawatan tanaman hidroponik juga melibatkan ibu-ibu PKK, mereka membentuk struktur untuk menjalankan program," jelas Zainal.

Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan, Alumni dan Inovasi (BAKAI), Junaidi Fery Efendi menyampaikan terima kasih kepada Kemendikbud Ristek karena telah mempercayai mahasiswa UM Surabaya melaksanakan program ini hingga dua kali.

Loading...

"Setiap tahun mahasiswa kami selalu diberikan kepercayaan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini menjadi kesempatan penting agar mahasiswa berkontribusi kepada masyarakat. Sebab tugas mahasiswa bukan hanya belajar di akademik tetapi juga belajar bersama masyarakat," tandas Junaidi.

Berita Terkait