jatimnow.com
Sambungan Listrik Gratis untuk Keluarga Pra Sejahtera di Ponorogo

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi pejabat PLN menyalakan sambungan listrik gratis di Ponorogo

Ponorogo - 4.500 keluarga di Jawa Timur mendapat sambungan listrik gratis hasil kerjasama PLN dan Pemprov Jatim. Sebanyak 3.100 dari PLN dan 1.400 dari Dinas ESDM Jawa Timur.

Sambungan listrik gratis itu salah satunya diperoleh warga pra sejahtera Ponorogo.

Dengan mengendarai mobil listrik dan iring-iringan motor listrik dari pendopo Kabupaten Ponorogo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi General Manager PLN UID Jawa Timur, Adi Priyanto menuju Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon.

Penggunaan mobil dan motor listrik ini merupakan salah satu upaya PLN untuk mengampanyekan electrifying lifestyle agar lebih dikenal secara meluas.

Rombongan kemudian menyalakan sambungan listrik gratis di salah satu penerima bantuan, Sufi, warga desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon pada Senin (8/11/2021).

"Pada kesempatan yang baik ini kami sampaikan bahwa berkat serangkaian upaya dan kerja bersama PLN dengan didukung penuh Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat perkembangan rasio elektrifikasi yang baik," ujar General Manager PLN UID Jawa Timur, Adi Priyanto.

Menurutnya, hingga Oktober 2021, rasio elektrifikasi Kabupaten Ponorogo adalah 111,03%, sedangkan Jatim secara keseluruhan 106,49%.

Sebagai salah satu upaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Jatim, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN menyelenggarakan PLN Mobile Virtual Charity Run and Ride dengan mengangkat tema "Terang Negeriku, Tangguh Indonesiaku", sebagai serangkaian peringatan Hari Listrik Nasional ke-76.

Setiap kilometer lari akan dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40 ribu dan sepeda Rp 36 ribu.

"Ini merupakan kali kedua kami menggelar PLN Mobile VCRR ini," jelas Adi.

Tahun 2020, PLN bersama masyarakat berhasil mengumpulkan donasi Rp 6,1 miliar yang digunakan untuk melakukan penyambungan lebih dari 8 ribu keluarga pra-sejahtera.

Sedangkan hingga saat ini PLN Mobile VCRR telah diikuti 1387 peserta di Jatim dan nominal yang terkumpul sudah mencapai Rp 1.087.349.960,-.

Adi menyampaikan, pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN. Caranya dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

"Dengan bantuan listrik gratis ini yang bersamaan dengan momentum Hari Listrik Nasional ke-76, PLN dan pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap mampu menghadirkan terang kepada seluruh masyarakat khusunya keluarga pra sejahtera di wilayah Jawa Timur," tambah Adi.

Selain Ponorogo, secara bertahap PLN akan memberikan bantuan sambung listrik gratis kepada masyarakat di Sumenep, Sampang, Pamekasan, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo dan Pacitan dengan total 3100 rumah tangga pra sejahtera.

Pada kesempatan ini, PLN UID Jawa Timur juga hadir bersama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN untuk menyalurkan sodaqoh rekan-rekan pegawai kepada yang berhak.

Bantuan yang disalurkan berupa perbaikan atau bedah rumah sebanyak dua unit, pembiayaan pasang baru listrik serta paket sembako dengan jumlah total senilai Rp 70.048.020.

Loading...

Selain penyambungan listrik gratis bagi warga pra-sejahtera untuk mendorong peningkatan Rasio Elektrifikasi desa belum berlistrik di Jatim, PLN juga turut mendukung upaya Pemprov Jatim dalam mewujudkan herd Imunity di Tahun 2022.

"Sebelumnya PLN bekerjasama dengan IKA Unair telah memberikan 5000 dosis vaksinasi untuk warga Sidoarjo pada 11 Oktober 2021 dan 1500 dosis vaksinasi untuk warga Gresik pada 2 September 2021. Selanjutnya, secara bertahap akan didistribusikan sebanyak 4.000 Vaksinasi yang tersebar di wilayah Jawa Timur, sehingga upaya percepatan 100% vaksinasi dapat segera terwujud," papar Adi.

Sementara Gubernur Khofifah berharap sambungan listrik gratis dan bantuan yang telah diberikan Pemprov Jatim dan PLN ini dapat bermanfaat bagi warga.

"Semoga dengan adanya listrik kualitas kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan dapat menggerakkan roda perekonomian," pungkas Gubernur Khofifah.

Berita Terkait