Pixel Code jatimnow.com

Sepuluh Orang Dilaporkan Hilang Saat Semeru Erupsi

Editor : Arina Pramudita   Reporter : Farizal Tito
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar saat konpres bersama BNPB.
Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar saat konpres bersama BNPB.

Surabaya - Sepuluh penambang pasir di Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro dilaporkan hilang saat Gunung Semeru erupsi, Sabtu (4/12/2021) sore.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar, saat konferensi pers perkembangan pasca erupsi Gunung Semeru bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengatakan dari jumlah itu dua orang di antaranya merupakan penambang pasir.

"Ada dua orang yang hilang sampai sekarang belum ditemukan," kata Indah, Sabtu (4/12/2021) malam.

Delapan orang lainnya, lanjut Indah, juga dilaporkan hilang terjebak di kantor perusahaan tambang pasir yang tak jauh dari lokasi.

"Kami tidak bisa menghubungi karena handphone-nya tidak bisa dihubungi," jelasnya.

Baca juga:
Pertamina Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Erupsi Semeru

Menurut Indah, pada pekerja tambang itu sempat berkomunikasi dengan petugas pada Sabtu sore. Namun, saat ini mereka kehilangan kontak.

"Tadi (Sabtu) sore sempat mengirimkan video, minta tolong dibantu, tetapi petugas BPBD dan relawan tidak bisa mengevakuasi karena lahar panas sudah di sana," jelasnya.

Baca juga:
Erupsi Gunung Semeru, 963 Warga Mengungsi

Pihaknya akan melanjutkan evakuasi menunggu hingga situasi memungkinkan.

"Mudah-mudahan mereka masih selamat," ujar Indah.

Sengketa Rumah Warisan, Bapak di Surabaya Bacok Anaknya
Peristiwa

Sengketa Rumah Warisan, Bapak di Surabaya Bacok Anaknya

Penyidik masih mendalami motif di balik aksi pembacokan tersebut. Polisi juga menyusun konstruksi perkara dengan menganalisis keterangan saksi dan mencocokkannya dengan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.