Pixel Code jatimnow.com

Benda Mirip Granat di Banyuwangi Ternyata Mortir Bulat, Disposal Dimulai

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Rony Subhan
Tim Gegana Polda Jatim melakukan disposal benda mirip granat di Banyuwangi (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)
Tim Gegana Polda Jatim melakukan disposal benda mirip granat di Banyuwangi (Foto: Rony Subhan/jatimnow.com)

Banyuwangi - Tim Gegana Polda Jawa Timur meledakkan 206 benda mirip granat yang ditemukan di Perkebunan PTPN XII Sumber Jambe, Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.

Peledakan dilakukan karena ratusan benda logam tersebut dipastikan salah satu jenis bahan peledak aktif.

Kapolsek Pesanggaran, AKP Subandi mengatakan, Tim Gegana Polda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, karena jarak Surabaya-banyuwangi memang cukup jauh.

Sampai di lokasi, 5 anggota Gegana yang dipimpin Iptu Agus Hariono langsung melakukan pemeriksaan benda logam yang mirip granat tersebut. Rupanya benda-benda tersebut bukanlah granat, melainkan mortir bulat.

Mortir bulat merupakan amunisi dari senjata meriam yang sering digunakan pada masa penjajahan dulu.

"Setelah diperiksa, ternyata itu bahan peledak aktif. Bukan jenis granat, melainkan mortir bulat. Itu amunisi meriam. Kondisinya masih aktif," ungkap Subandi, Senin (20/12/2021).

Baca juga:
Sebelum Temukan Benda Diduga Granat, Warga Banyuwangi Mengaku Dapat Firasat Gaib

Karena jarak ditemukannya mortir tersebut jauh dari pemukiman warga, maka Tim Gegana memutuskan meledakkan benda itu di lokasi penemuan.

Menurut Subandi, dalam disposal petang tadi, dari 6 butir yang diledakkan, hanya dua yang meledak. Karena waktu yang terbatas, disposal akan dilanjutkan pada Selasa (21/12/2021).

Sisa yang belum diledakkan masih dibiarkan di areal kebun karet milik Perkebunan PTPN XII Sumberjambe itu.

Baca juga:
Warga di Banyuwangi Temukan Ratusan Benda Diduga Granat

"Masih 200 benda yang diduga granat belum diledakkan. Seluruhnya masih di TKP," tambahnya.

Di TKP sudah dipasang garis polisi agar warga tidak masuk. Petugas kepolisian, linmas dan pihak Perkebunan PTPN XII Sumberjambe juga melakukan penjagaan.