Pixel Code jatimnow.com

Melihat Warga Berburu Minyak Goreng di Kota Mojokerto

Editor : Arina Pramudita Reporter : Achmad Supriyadi
Warga Kota Mojokerto antusias membeli minyak goreng pasca penetapan harga setara. (Foto: Rizal for jatimnow.com)
Warga Kota Mojokerto antusias membeli minyak goreng pasca penetapan harga setara. (Foto: Rizal for jatimnow.com)

Mojokerto - Harga minyak goreng yang telah ditetapkan Rp14 ribu mulai diborong warga. Kalangan emak-emak terus berdatangan ke supermarket di Kota Mojokerto.

Salah satu emak-emak yang ikut berburu minyak goreng, Iswahyuni (56) mengatakan, ia mendatangi supermarket untuk membeli minyak goreng yang digunakan menggoreng rempeyek.

"Harganya turun jadi 28 ribu dua liter kemarin masih 38 ribu turun 10 ribuan lumayan bagi saya untuk buat peyek," kata Iswahyuni, Jumat (21/1/2022).

Banner Morula IVF Landscape

Rencananya, ia akan membeli lima kemasan atau 10 liter minyak goreng, tetapi itu tidak terwujud karena pembelian dibatasi dua liter saja.

"Mau beli lima kemasan, tapi tidak boleh. Cuma boleh satu kemasan dua liter," bebernya.

Pelanggan supermarket berdatangan untuk membeli minyak goreng.Pelanggan supermarket berdatangan untuk membeli minyak goreng.

Sementara itu, Asisten Manager Superindo, Rani Kirana menjelaskan, pihaknya mengantisipasi adanya panic buying dengan memberlakukan pembatasan pembelian untuk satu pembeli hanya bisa beli dua liter atau lima liter.

"Ada keputusan untuk harga turun jadi 14 ribu dari pemerintah pusat. Pembeli hanya boleh beli dua liter saja dalam satu struk pembelian," tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi UKM perindustrian dan Perdagangan kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi untuk ritel yang masih belum memberlakukan harga Rp14 ribu yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

"Kami mendatangi swalayan yang belum memberi harga Rp14 ribu dan memberikan sosialisasi untuk menyamakan harga dalam waktu seminggu semoga harganya sama," pungkasnya.

Loading...

Loading...