Pixel Code jatimnow.com

Sesi Pertama UTBK di Unair, 70 Persen Peserta Tak Hadir

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Farizal Tito
Peserta UTBK di Kampus C Unair, Selasa (17/5/2022).(Foto: Tito/jatimnow.com)
Peserta UTBK di Kampus C Unair, Selasa (17/5/2022).(Foto: Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Universitas Airlangga (Unair) menjadi salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Surabaya yang menyediakan lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Sebanyak 16.624 peserta akan mengikuti UTBK gelombang pertama yang digelar 17-23 Mei 2022. Hari pertama, pelaksanaan UTBK berjalan dengan baik dan suasananya cukup kondusif.

"Tidak ada lalu lalang dan sangat bagus untuk melaksanakan UTBK," ungkap Rektor Unair Prof Moh Nasih usai meninjau pelaksanaan UTBK di Gedung Kuliah Bersama Kampus C Unair, Selasa (17/5/2022).

Sesi pertama, UTBK dijadwalkan diikuti 1.235 peserta. Dari jumlah tersebut, 70 persen tak hadir. Namun menurut Prof Nasih, jumlah ini masih wajar mengingat masih ada 95 peserta hadir.

“Ada satu yang terlambat dan melebihi batas toleransi. Jadi tidak bisa diizinkan mengikuti UTBK. Kami berpesan siapkan sebaik-baiknya agar tidak terlambat. Apalagi kampus sudah buka dari pukul 05.00 WIB,” urainya.

Baca juga:
Peredaran Uang Palsu di Sekitar Kebun Binatang Surabaya, Waspadai Modus Ini

Ketua Pusat UTBK Unair Prof Bambang Sektiari menambahkan, beberapa pusat UTBK telah meningkatkan kapasitas seperti Unesa dan ITS. Jadi peserta UTBK lebih tersebar dan peserta di Unair berkurang dibandingkan tahun lalu.

Meskipun demikian, tidak ada syarat mutlak peserta harus sudah vaksin. Pihak UTBK Unair juga mengimbau peserta untuk menggunakan baju atasan putih atau seragam sekolah untuk meminimalkan kecurangan terjadi di dalam ruang ujian.

Baca juga:
Waspada! Uang Palsu Beredar di Sekitar Kebun Binatang Surabaya

“Syarat umumnya, untuk peserta yang lulusan tahun ini cukup bawa SKL dan surat keterangan sehat. Tidak perlu tes antigen, karena usia mereka sudah banyak yang mengikuti vaksin dari sekolahnya,” ujarnya.

Loading...
Loading...