Pixel Code jatimnow.com

Oknum Anggota DPRD Gresik Disebut Terlihat dalam Video Viral Pria Nikahi Kambing

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Sahlul Fahmi
Massa saat demo di Gedung DPRD Gresik (Foto: Dokumentasi peserta aksi)
Massa saat demo di Gedung DPRD Gresik (Foto: Dokumentasi peserta aksi)

Gresik - Puluhan orang dari aliansi Warga Cerdas Gresik (WCG) menggelar aksi demo di Gedung DPRD Gresik, Rabu (8/6/2022). Massa menuntut wakil rakyat menindak oknum anggota dewan yang terlihat dalam konten video pria nikahi kambing yang viral.

Dalam aksinya, massa membawa seekor kambing yang dibalut kain berwarna ungu yang menjadi simbol terjadinya perkawinan orang dengan kambing yang terjadi di Pesanggrahan Kramat Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Minggu (5/6/2022).

Baca juga:  Duh! Demi Konten, Kreator di Gresik Setting Pria Nikahi Seekor Domba

Koordinator aksi, Sahruddin mengatakan, ritual pernikahan manusia dengan kambing sangat tidak terpuji. Menurutnya, itu adalah penyimpangan dan mencoreng nama Gresik yang selama ini dikenal sebagai Kota Santri. Apalagi dalam ritual itu juga terlihat salah satu anggota DPRD Gresik.

Kehadiran oknum anggota DPRD itu terlihat jelas pada video yang telah beredar ke publik tersebut. Bahkan tempat digelarnya acara, dikabarkan milik anggota dewan itu.

Baca juga:
Gadis Dinikahi Kasun Usia 50 Tahun di Ngawi, Ternyata Sudah Ditalak

"DPRD harus berikan sanksi yang tegas kepada anggota yang terlibat dalam ritual pernikahan orang dengan kambing itu. Bila perlu anggota DPRD yang terlibat dicopot jabatannya melalui Badan Kehormatan (BK)," pinta Sahruddin.

Sedangkan Abdullah Syafii, salah satu peserta aksi menyatakan, ritual pernikahan manusia dengan kambing itu bertentangan dengan kaidah dan norma agama.

Baca juga:
Anak Gadisnya Dinikahi Kasun Usia 50 Tahun di Ngawi, Curhatan Ibu Bikin Nyesek

"Dan alasan acara tersebut hanya untuk konten media sosial. Menurut saya itu hanya sebuah alibi semata. Itu sudah masuk ritual yang menyimpang," terang Syafii.

Loading...

Dia menambahkan, tindakan menyimpang itu merupakan preseden terburuk sepanjang sejarah di Gresik, karena hal itu sudah menciderai agama.

Loading...