Pixel Code jatimnow.com

Pengawasan Warga Asing di Madura Diperketat

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Fathor Rahman
Sejumlah pejabat Kantor Imigrasi memberikan pengarahan pentingnya pelaporan warga asing di Madura, Kamis (30/06/2022). (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Sejumlah pejabat Kantor Imigrasi memberikan pengarahan pentingnya pelaporan warga asing di Madura, Kamis (30/06/2022). (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Pamekasan- Pengawasan keberadaan warga asing di Madura diperketat. Kantor Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan menekankan harus ada laporan jika ada warga asing menetap.

Sebelumnya, sempat ada warga asing asal Pakistan ditemui di Pamekasan. Namun berhasil dipulangkan oleh Kantor Imigrasi Pamekasan karena terdeteksi melakukan penipuan dengan modus menjual Alquran.

Kepala Kantor Imigrasi Pamekasan Imam Bahri mengatakan, bahwa sangat penting untuk penguatan kedaulatan negara dalam meningkatkan pengawasan terhadap orang asing yang datang ke Indonesia, khususnya di Madura.

"Maka dari itu, Imigrasi membuat suatu kebijakan yang lebih mengedepankan tugas dan fungsi pengawasan keimigrasian adalah bentuk implementasi kegiatan patroli darat dan laut," katanya, Kamis (30/06/2022).

Dia mengatakan, pihaknya kerap melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Tujuannya, untuk mengawasi dan menertibkan kegiatan orang asing. Salah satunya memberikan sosialisasi kepada orang asing untuk melakukan kegiatan yang sesuai dengan Izin tinggal yang telah diberikan.

Menurutnya, Kantor Imigrasi Pamekasan memiliki kewenangan wilayah di empat kabupaten di Madura. Sehingga pengawasan ketat wajib di lakukan di semua daerah. Mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga Sumenep.

"Warga negara asing sudah mulai banyak berdatangan ke seluruh Indonesia. Setelah pemerintah pusat membolehkan orang asing bisa masuk, " ungkapnya.

Pihaknya menegaskan, pascapandemi, sesuai SOP dengan sistem informasi Keimigrasian Pengawasan dan Pelaporan Orang Asing diperketat. Hal itu di lakukan untuk menjaga kedaulatan negara masyarakat setempat.

Diakui, sosialiasi pentingnya pelaporan warga asing dilakukan ke semua pihak. Seperti lokasi pariwisata, perangkat desa dan kelurahan. Termasuk kepala desa di semua kabupaten.

Dirgahayu Ri 77 Bank Jatim

"Jika ada warga asing di Madura harus dilaporkan. Kami akan mendatangi untuk mengintrogasi keberadaan dan izin tinggalnya," imbuhnya.

Peristiwa

Kasus PMK di Lamongan Terus Menurun

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lamongan mulai melandai. Selain angka kesembuhan, sejumlah kecamatan juga mulai terbebas dari momok PMK.