Pixel Code jatimnow.com

Guru Ngaji Cabuli 3 Murid Laki-laki di Mojokerto Ditetapkan Tersangka

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Achmad Supriyadi
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Pringgodani (Foto: Dok. Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Pringgodani (Foto: Dok. Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Guru ngaji yang diduga melakukan pencabulan terhadap tiga murid laki-lakinya, ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Satreskrim Polres Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Pringgodani membenarkan naiknya status guru ngaji itu dari saksi menjadi tersangka.

"Iya benar," jawab Gondam kepada jatimnow.com, Jumat (1/7/2022).

Kasus itu mencuat setelah beberapa orangtua murid yang menjadi korban pencabulan guru ngaji itu mendatangi Kantor PPA Satreskrim Polres Mojokerto. Mereka menganggap laporan yang dilakukan pada 10 Mei 2022 jalan di tempat dan penanganannya lamban.

Baca juga:
Hadiri Sidang di PN Surabaya, Mas Bechi: Alhamdulillah Sehat

"Sampai detik ini kita belum melihat ada progres, sehingga kita datang ini untuk mempertanyakan sejauh mana proses penangananya," ungkap Ketua LPBHNU Kabupaten Mojokerto yang juga kuasa hukum korban, Ansorul Huda, Sabtu (25/6/2022) lalu.

Menurut Ansorul, dari investigasi yang dilakukan, korban diduga lebih dari tiga anak. Untuk itu dia meminta korban lainnya segera melapor atau memberitahu ke timnya, agar para korban segera mendapat bantuan hukum dan psikologi.

Baca juga:
Ratusan Polisi Amankan Sidang Mas Bechi di PN Surabaya

"Ini harus segara diselesaikan. Hasil investigasi kita melihat korban tidak hanya tiga. Memang yang lapor masih tiga saja. Yang bisa melaporkan kepada kami, supaya nanti bisa tangani. Kami menilai permasalahan ini penting," tuturnya saat itu.