Pixel Code jatimnow.com

Siswa SMKN 5 Surabaya Tewas Terjatuh dari Pagar Sekolah Dikenal Baik

Petugas melakukan identifikasi korban.
Petugas melakukan identifikasi korban.

jatimnow.com - Korban tewas akibat terjatuh saat memanjat pagar dikenal sebagai anak yang baik dan aktif di sekolahnya. Wira Anggara (17) anak pertama dari Mery dan Ganda ini merupakan siswa kelas 12 SMK Negeri 5 Surabaya.

Menurut keterangan salah satu guru yang mendidik Wira, Ahmad Zufri mengatakan, korban merupakan anak yang baik, aktif di sekolah dan tidak pernah membolos.

"Wira ini adalah siswa kelas 11 yang mau naik kelas 12 dan akan menjadi peserta didik saya, saya cukup kaget mendengar kabar ini, ia merupakan anak yang baik di kalangan teman-temannya. Aktif juga di sekolah biasa main futsal dengan teman-temannya," ujar Zufri kepada jatimnow.com, Kamis (19/7/2018).

Baca juga: Siswa SMKN 5 Surabaya Jatuh dari Pagar Sekolah, Tewas

Mendengar kabar meninggalnya Wira, Zufri mengatakan bahwa semua itu sudah kehendak Allah, yang pasti anak ini baik dan aktif di sekolah. Ia menceritakan pada saat kejadian anak ini bermain bola di halaman belakang sekolah.

"Setelah jam istirahat, usai jam sekolah ada tiga siswa yang bermain bola. Pada saat tertentu bola keluar dari pagar, salah satu anak (Wira) berinisiatif mengambil bola dan hanya Allah yang tahu, tahu-tahu kondisinya sudah dalam selokan dan tak sadarkan diri," ujarnya.

Zufri menegaskan, terkait informasi bahwa anak ini membolos saat loncat pagar, itu tidak benar.

Baca juga:
Berangkat ke Sekolah, Siswa SMK Tewas Terlindas Truk di Mojokerto

"Ini yang membuat saya prihatin, dia itu anak baik. Tidak ada dia akan membolos atau apapun, karena dia dan temannya juga ada pada saat itu, bolanya juga ada. Kami mohon kepada siapapun dia merupakan anak baik dan tidak membolos," tegasnya.

Baca juga: Isak Tangis Warnai Pemakaman Siswa SMKN 5 Surabaya yang Tewas Terjatuh

Atas kecelakaan ini, Zufri mengatakan untuk kedepannya akan melakukan pembenahan agar tidak terjadi masalah seperti ini. "Harapannya kedepan insyaallah dengan pengalaman ini kita akan berbenah agar tidak terjadi masalah seperti ini lagi," tandasnya.

Baca juga:
Kendarai Motor, Pelajar 12 Tahun Tewas Usai Serempetan dengan Mobil di Ponorogo

Sementara itu saudara korban yang tak ingin disebutkan namanya juga mengatakan bahwa Wira merupakan anak yang baik dan sopan kepada siapapun.

"Wira ini anaknya baik, dia aktif main bola sama teman-temannya. Kalau berangkat sekolah pun dia tidak pernah absen untuk mencium tangan kedua orang tuanya, bahkan tantenya juga," ungkapnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes