Pixel Code jatimnow.com

Kakak Beradik di Sidoarjo Terkena Ledakan Petasan saat Ambil Sarung, Lho...

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zainul Fajar
Rumah korban ledakan (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Rumah korban ledakan (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Kakak adik bernama Ainun (15) dan Rangga (11) terkena ledakan diduga dari petasan saat hendak mengambil sarung di lemari bekas warung neneknya di Sidoarjo.

Ibu korban, April Wijaya (42) warga Desa Kedungrejo Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo menyebut, peristiwa itu terjadi pada Rabu (17/8/2022) siang.

Saat kejadian, April berada di kamar, sedangkan kedua anaknya berada di ruang depan. Setelah salat dhuhur, dirinya dikejutkan dengan suara ledakan dari ruang depan bersamaan dengan jerit kedua anaknya.

Ledakan tersebut juga menghebokan warga sekitar. Warga langsung keluar rumah dan menuju ke rumah April.

"Jadi waktu itu saya di kamar. Tiba-tiba terdengar bunyi ledakan, berbarengan dengan anak saya berteriak memanggil saya. Lalu saya gotong (bopong) keluar dan saya bilas air. Setelah saya bilas air, darah anak saya keluar terus menerus. Saat itu saya minta warga untuk membawa anak saya ke rumah sakit," tutur April, Kamis (18/8/2022).

April mengaku tidak tahu menahu soal adanya petasan tersebut. Dia baru mengetahui setelah mendapat cerita dari kedua anaknya yang ada di rumah sakit bahwa salah satu dari mereka hendak mengambil sarung yang ada di atas lemari.

"Kakaknya itu semula ingin mengambil sarung yang ada di lemari. Katanya, sarung yang mau diambil itu berat. Dan setelah ditarik lalu jatuh ke bawah. Saat jatuh itu langsung meledak mengenainya dan adiknya yang ada di belakangnya," imbuhnya.

Baca juga:
Video: Seorang Anak Tewas Ketika Merakit Petasan

April menyebut bahwa anggota Polsek Waru saat itu meminta keterangannya. Namun ia tetap bersikukuh bahwa ia tidak tahu menahu asal ledakan itu dari bahan apa.

"Waktu saya ke rumah sakit itu saya dimintai keterangan sama polisi. Saya juga ndak tau, wong sarung juga bukan punya kita. Itu posisinya berada di dalam botol air mineral yang terbungkus dengan sarung," ungkapnya.

Akibat ledakan tersebut, kedua anak April mengalami luka yang cukup serius. Rangga terluka di bagian tumit kaki sebelah kanan dan Ainun terluka di bagian tangan telunjuk sebelah kanan.

Baca juga:
Kasus Mercon Tewaskan Anak di Mojokerto, Sempat Terdengar 3 Kali Ledakan

Sementara dari kejadian itu, polisi menyita sejumlah barang yang diduga menjadi sumber ledakan dari lokasi kejadian. Di antaranya sarung rajutan warna hijau dan botol air mineral.

Kanit Reskrim Polsek Waru, Iptu Yani membenarkan terjadinya ledakan tersebut. Dan dari hasil penyelidikan, ledakan itu bersumber dari petasan.

"Ya, benar. Itu petasan," tegasnya.