Pixel Code jatimnow.com

Penjambret Ibu asal Sidoarjo Ternyata Bandit Muda, Ini Jejak Kejahatannya

Editor : Arina Pramudita Reporter : Zain Ahmad
HR, tersangka jambret saat diamankan di Mapolsek Wiyung bersama barang bukti. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com).
HR, tersangka jambret saat diamankan di Mapolsek Wiyung bersama barang bukti. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com).

Surabaya - Pelaku yang menjambret tas P, perempuan 40 tahun asal Sidoarjo, saat menjemput anaknya les di Jalan Taman Pondok Indah (TPI) Blok AX, Wiyung, Surabaya hingga terluka berhasil diamankan. Pelaku kini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan.

Berdasarkan data dari polisi, pelaku berinisial HR (21), warga Jalan Wiyung Sawah Gang I, Surabaya. Darinya, penyidik menyita barang bukti dompet, helm kuning, dan 2 buah kartu ATM.

"Yang bersangkutan ini kami amankan di tempat persembunyiannya di daerah Wiyung, sesaat setelah dilakukan penyelidikan usai mendapat laporan dari korban," kata Kapolsek Wiyung, Kompol Parmiatun, Rabu (24/8/2022).

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan, tersangka HR rupanya merupakan spesialis jambret. HR tercatat sudah 4 kali melakoni aksinya.

"Pengakuannya sudah 4 TKP. Selain di daerah Wiyung, juga pernah beraksi di kawasan Sepanjang, Sidoarjo. Jadi lintas kota," jelas Parmiatun.

Sementara dalam aksinya, tersangka HR terbilang cukup berani. Sebab, dia selalu beraksi sendiri tanpa melibatkan siapapun. HR bermodalkan motor, kemudian mobile atau keliling mencari sasaran yang lengah.

Baca juga:
Gagal Kabur usai Rampas Dompet, Jambret Dihajar Massa hingga Pingsan

"Kebanyakan sasarannya adalah perempuan yang membawa tas slempang atau dicaklong. Karena itu menurut yang bersangkutan lebih muda untuk ditarik atau dirampas. Saat ini pengakuannya masih akan terus didalami lagi," pungkas Parmiatun.

Penjambretan yang menimpa P terjadi di Jalan Taman Pondok Indah (TPI) Blok AX, Wiyung, Surabaya, Kamis (18/8/2022).

Saat itu, korban baru saja memarkir motornya di depan tempat les anaknya. Dari belakang tiba-tiba muncul pelaku yang mengendarai motor dan langsung menarik paksa tas korban yang saat itu tengah dicangklong.

Baca juga:
Emak-emak di Sidoarjo Jadi Korban Jambret, Pelaku Gendut dan Masih Muda

Saking kerasnya, tas korban sampai putus. Bahkan membuat korban terpelanting ke aspal hingga membuat pelipis matanya sobek.

Selain terluka, korban pun kehilangan sejumlah barang berharga di dalam tas. Mulai dari handphone, uang Rp1,5 juta hingga ATM.

Peristiwa

Mengenal Siklus dan Gejala Erupsi Semeru

"Siklus erupsi gunung api aktif bermacam-macam. Bisa satu tahun sekali, setiap bulan, bahkan setiap hari," kata Pakar Geologi ITS, Amien Widodo.