Pixel Code jatimnow.com

Website PN Jombang Diretas Hacker tapi Kata Humas Aman, Lho?

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Elok Aprianto
Mohammad Rinduwansyah, Humas PN Jombang saat menunjukkan website resmi PN Jombang yang baru. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Mohammad Rinduwansyah, Humas PN Jombang saat menunjukkan website resmi PN Jombang yang baru. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Website PN Jombang diretas hacker pada Kamis (28/9/2022) kemarin. Dalam tampilan website, hacker mengubah tampilan laman website dengan foto Ketua DPR RI Puan Maharani.

Selain menampilkan gambar foto Puan Maharani, hacker juga menuliskan kalimat # 2024 Tanpa PDIP #. Tak hanya itu, hacker juga mendukung Puan Maharani untuk menjadi PELAWAK di 2024.

Humas PN Jombang Mohammad Rinduwansyah mengakui ada peretasan website PN Jombang oleh hacker. Ia mengaku website yang diretas hacker itu adalah website lama yang sudah tidak digunakan.

"Itu sebenarnya web yang lain, artinya kita sendiri memiliki website khusus yang resmi dan tampilannya seperti ini, dan ini tidak dapat dimasuki oleh mereka itu (hacker)," terangnya, Jumat (30/9/2022).

Ia menyebut website resmi PN Jombang masih berfungsi dengan baik. Sehingga tidak menggangu pelayanan masyarakat dalam mencari keadilan.

"Hasil dari IT, itu web kita yang lama yang diretas itu. Dan web yang resmi itu masih berfungsi dengan baik," katanya.

Ia menjelaskan website yang lama itu diretas hacker dengan menampilkan gambar foto Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Baca juga:
Sidang Perdana Oknum Jaksa Cabul Bojonegoro Digelar Tertutup di PN Jombang

"Masalah politik untuk tidak mendukung atau mendukung seseorang untuk menjadi calon presiden yang kemarin itu. Muncul gambar ketua DPR Bu Puan Maharani itu aja yang muncul gambarnya selebihnya tulisan-tulisan," bebernya.

Ia menyebut hingga kini belum mengetahui siapa pelakunya. Dan website lama itu diretas seharian kemarin.

"Dan Alhamdulillah sekarang kita menggunakan website kita yang resmi dan masih dikunjungi untuk melihat web-nya. Bagi para pencari keadilan masih bisa dilihat dalam website kami. Data tidak ada yang hilang," ujarnya.

Ia mengaku website lama itu tidak dipakai kurang lebih sejak tahun kemarin.

Baca juga:
Kejari Jombang Limpahkan Berkas Oknum Jaksa Cabul ke PN

"Kami selalu melakukan maintenance, artinya dilakukan pembaharuan terus. Jadi terakhir mungkin tahun 2021 tidak pakai website yang lama, kami buat yang baru. Tampilan di website yang lama sudah kami hapus dan sudah tidak kami gunakan website yang lama," tegasnya.

Ia mengaku untuk mengantisipasi agar hal tersebut tidak terulang kembali, pihak PN Jombang akan terus meningkatkan pengamanan website.

"Kami meningkatkan pengamanan di website kami, kami akan coba agar tidak bisa diretas atau disusupi lagi," pungkasnya.