Pixel Code jatimnow.com

Tukang Angkut Bambu Tertimbun Longsor di Malang

Editor : Rochman Arief Reporter : Galih Rakasiwi
Proses pencarian warga yang tertimbun longsor. (BPBD Kabupaten Malang for Jatimnow.com)
Proses pencarian warga yang tertimbun longsor. (BPBD Kabupaten Malang for Jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pria diduga tertimbun longsor di kawasan Ledok Amprong, Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (1/11/2022).

Hingga saat ini petugas gabungan terus mencari keberadaannya. Diketahui pria yang tertimbun longsor adalah Ahmad Amin (25).

“Petugas terus melakukan pencarian dengan cara menggali longsor sejak pagi. Diduga ia tertimbun longsor sesuai keterangan temannya bernama Amin,” kata
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Rabu (2/11/2022).

Petugas melakukan pembasahan dengan cara menyemprotkan air pada material longsor. Harapannya agar tanah lebih mudah untuk digali.

“Semoga cepat ketemu, sebab dari keterangan temannya Amin dan Ilham beriringan melaju di sekitar lokasi longsoran,” imbuhnya.

Baca juga:
Ya Allah! Truk Pasir Masuk Jurang, Begini Nasib Sopirnya

Ia menambahkan bila posisi Ilham berada di depan Amin. Sementara keduanya mengendarai roda dua sendiri-sendiri. Namun saat tiba di lokasi, Amin tiba-tiba hilang dan diduga tertimbun longsor.

“Mereka awalnya berjalan beriringan naik sepeda motor masing-masing, untuk angkut bambu. Beberapa saat Ilham yang ada di depan, melihat ke belakang tidak menjumpai rekannya," ulasnya.

Karena tidak kelihatan itulah, lanjut Sadono, Ilham memutuskan putar balik dan melihat jalan yang sebelumnya dilalui sudah tertimbun lonsor.

Baca juga:
Warga Pacitan Tewas Tertimbun Longsor saat Cari Kayu Bakar

Melihat kondisi itu, Ilham menduga kuat korban tertumbun longsor. Sehingga ia melaporkan peristiwa itu ke keluarga korban dan perangkat desa.

“Situasi di kawasan tersebut hujan cukup deras pada saat kejadian. Akibatnya tebing di pinggir jalan longsor dan menutup akses jalan,” pungkasnya.