Pixel Code jatimnow.com

Ratusan PKL di Sampang Mulai Ditertibkan Jelang Launching Taman Wijaya Kusuma

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Fathor Rahman
Anggota Satpol PP memberikan pengarahan kepada sejumlah PKL di sekitar Jalan Wijaya Kusuma, Sampang (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Anggota Satpol PP memberikan pengarahan kepada sejumlah PKL di sekitar Jalan Wijaya Kusuma, Sampang (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di tiga ruas jalan di Sampang mulai ditertibkan Satpol PP, Rabu (9/11/2022).

Razia itu digelar Satpol PP, mengaku pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Ketertiban.

Satpol PP melakukan penertiban PKL di Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Rajawali dan di area pendopo bupati atau Alun-alun Trunojoyo Sampang.

Kepala Bidang (Kabid) Trantibum dan Linmas Pol PP Sampang, Suaidi Asyikin mengatakan, penertiban dilakukan untuk menegakkan perda. Juga dalam rangka persiapan launching Taman Wijaya Kusuma yang akan dilakukan awal Tahun 2023.

"Semua PKL yang lokasinya melanggar perda kami tertibkan. Sehingga jalan protokol steril dari PKL," tegas Suaidi.

Baca juga:
PKL di Kota Probolinggo Terancam Kehilangan Lapak, Ini Penjelasan DKUPP

Menurutnya, pada Januari 2023, penertiban PKL ditargetkan tuntas. Terutama di wilayah pendopo bupati dan area Taman Wijaya Kusuma.

Selain itu, semua kendaraan di area Alun-alun Trunojoyo tidak diizinkan parkir di tepi jalan. Kendaraan yang parkir akan diarahkan ke dalam Taman Wijaya Kusuma.

"Untuk saat ini kami masih proses pengarahan. PKL hanya kami geser ke kanan dan ke kiri. Tapi untuk bulan Januari mendatang semua harus steril," tambah Suaidi.

Baca juga:
Gemetar Terkena Razia, PKL ini Senggol Telur Jualannya Sendiri hingga Pecah

Sementara PKL di Jalan Rajawali, baik di sisi barat dan timur poros jalan juga ditertibkan. Sebab keberadaan PKL itu dinilai menggangu keindahan kota.

"Kami berharap para PKL yang sudah kami beri pengarahan bisa mengerti. Sehingga mereka siap-siap mencari lokasi yang tidak terlarang selama dua bulan ke depan," tandasnya.