Pixel Code jatimnow.com

Ini Penjelasan Arkeolog Tentang Temuan di Situs Gondang Trenggalek

Editor : Rochman Arief Reporter : Bramanta Pamungkas
Beberapa hasil temuan dalam ekskavasi tahap kedua di Situs Gondang, Trenggalek. (foto: BPK Wilayah XI Jatim for jatimnow.com)
Beberapa hasil temuan dalam ekskavasi tahap kedua di Situs Gondang, Trenggalek. (foto: BPK Wilayah XI Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah arca dan relief serta hiasan candi ditemukan dalam ekskavasi yang dilakukan tim Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, di situs Gondang atau di Desa Gondang, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Ini merupakan ekskavasi kedua sejak Senin (7/11/2022) lalu. Ekskavasi yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari survei penyelamatan yang sudah dilakukan pada bulan Juli lalu. Dalam survei tersebut ditemukan dua buah arca dan satu relief apsari.

Arkeolog BPK Wilayah XI Jawa Timur, Ismail Lutfi mengatakan hasil ekskavasi tahap kedua ini memperkuat surveyi penyelamatan sebelumnya.

Dengan ekskavasi ini mereka semakin yakin, bahwa struktur batu kuno yang ditemukan merupakan bangunan suci atau candi. Beberapa temuan menunjukkan bahwa struktur tersebut merupakan candi bercorak hindu.

“Temuan selama ekskavasi tahap kedua ini terdapat tiga arca serta ikonografi lain berbahan terakota, yang merupakan bagian dari candi,” ujarnya, Sabtu (12/11/2022).

Menurutnya, diperlukan ekskavasi lanjutan untuk mengetahui tata ruang candi ini. Biasanya candi kuno memiliki pola berupa candi utama dan candi perwara atau candi pengiring. Nah, untuk mengetahuinya, diperlukan area ekskavasi yang lebih luas.

Baca juga:
Arkeolog Yakini Lamongan Pernah Jadi Ibu Kota Kerajaan Airlangga, Ini Buktinya

“Kita membutuhkan waktu untuk membuka lahan lain. Jika sudah diketahui, bisa dipastikan usia candi ini jauh lebih lama dari era kerajaan Majapahit, Tumapel maupun Kediri,” tuturnya.

Menurutnya, identifikasi tersebut berasal dari usia dan ukuran batu bata. Sementara ukuran batu bata jauh lebih besar dibanding era Majapahit.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kabupaten Trenggalek, Sunyoto akan menunjuk juru pelihara untuk menjaga situs ini.

Baca juga:
24 Titik Situs Sejarah Suku Austronesia Teridentifikasi di Banyuwangi

Mereka juga akan membentuk Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang memangg belum ada. Semua temuan arca dan benda arkeologi di situs Gondang akan dibawa ke Kantor Disparbud untuk diamankan.

“Tahun depan kita usahakan akan ada ekskavasi tahap ketiga,” pungkasnya.