Pixel Code jatimnow.com

Pesepeda Asal Tulungagung Tewas saat Gowes Pagi

Editor : Rochman Arief Reporter : Bramanta Pamungkas
Polisi saat melakukan olah TKP. (foto Polres Tulungagung for jatimnow.com)
Polisi saat melakukan olah TKP. (foto Polres Tulungagung for jatimnow.com)

Diduga terkena serangan jantung, Pesepeda di Tulungagung jatuh dan meninggal dunia

jatimnow.com - Seorang pesepeda dilaporkan tewas saat sedang gowe di Jalan Raya Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Korban terjatuh dari sepeda dan langsung tak sadarkan diri.

Petugas tidak menemukan adanya identitas pada korban. Namun setelah diperiksa lebih lanjut, korban diketahui bernama Priyadi (67), warga Kecamatan Kedungwaru.

Selain itu, petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban terkena serangan jantung saat bersepeda.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mohammad Anshori mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu saksi melihat korban sedang bersepeda melintas di lokasi kejadian.

Menurut saksi, saat bersepeda korban terlihat tidak biasa. Tak lama kemudian korban sempoyongan dan terjatuh dari sepedanya.

Baca juga:
Kemeriahan Parade Sepeda Tua, Ribuan Onthelis Kunjungi Kota Pasuruan

“Saksi bersama warga lain kemudian membawa korban ke pinggir jalan. Saat itu korban terjatuh dengan kondisi tak sadarkan diri,” katanya, Minggu (20/11/2022)

Karena itulah, saksi melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Saat dilakukan pemeriksaan, ternyata korban sudah meninggal. Polisi lalu melakukan olah TKP terhadap jenazah korban.

“Diduga kuat korban mengalami serangan jantung,” tuturnya.

Baca juga:
Komplotan Perampas Sepeda Incar Pelajar di Sidoarjo, Waspadai Modus Ini!

Petugas awalnya sempat kesulitan mengidentifikasi korban. Hal ini dikarenakan tidak ditemukan identitas apapun. Petugas lalu memeriksa ciri dan sidik jari korban.

Hasil itu kemudian ditemukan identitas korban bernama Priyadi (67), warga Kecamatan Kedungwaru.

“Saat ini jenazah sudah kami serahkan ke pihak keluarga,” pungkasnya.