Pixel Code jatimnow.com

Pria Dibegal Gerombolan Bersenjata Tajam di Mojokerto, Pelakunya Gangster?

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Achmad Supriyadi
ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Seorang pria menjadi korban pembegalan oleh gerombolan pemotor yang diduga merupakan gangster di Jalan Teratai Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Akibatnya tas yang berisi uang Rp5,250 juta milik korban Dheny Cantona Hidayat (25) warga perumahan Pondok Teratai Kecamatan Sooko itu raib diambil para gerombolan yang bersenjata tajam.

Istri korban, Avinda Tri Anggraini mengatakan, waktu itu suaminya yang merupakan pekerja ekspedisi itu pulang kerja.

"Sekitar pukul 02.00 Jumat dini hari, menuju Jalan Teratai (Sooko). Waktu itu suami saya perjalanan ke rumah, pulang kerja," kata Avinda saat ditemui wartawan, Minggu (18/12/2022).

Ia menambahkan, suaminya yang mengendarai motor seorang diri lalu dipepet dua motor dari belakang. Lalu kiri pelaku berboncengan dan satu motor lagi dari sebelah kanan. Pelaku yang ada di kiri mencoba merampas tas selempang milik korban dan sempat menendang motor suaminya.

"Suami sempat melawan. Kata suami (total) yang mengeroyok itu ada sembilan orang. Mereka (berboncengan) pakai lima motor," ungkapnya.

Baca juga:
Peran Samanhudi dalam Perampokan Rumdin Wali Kota Blitar

Menurut Avinda, tas milik suaminya akhirnya berpindah tangan setelah ditarik oleh pelaku lalu berhenti dan menutup rumah kunci motornya kemudian berlari menyelamatkan diri. Setelah beraksi, gerombolan itu putar balik ke arah Kota Mojokerto dan sempat terlihat ada yang membawa sajam.

"Untuk gangster atau bukan belum tahu pasti. Cuma kata suami saya memang postur badan para pelaku ini usia belasan tahun. Kisaran anak SMP dan SMA. Malah cenderung ke SMP," jelasnya.

Masih kata Avinda, suami dan ayahnya kembali ke lokasi dan menemukan dompet milik Dheny berada di pinggir jalan namun uang Rp5.250.000 didalam tas raib.

Baca juga:
Samanhudi Ajukan Praperadilan Usai Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Perampokan

"Langsung lapor ke Polsek Sooko. Kalau soal kerugian kami ikhlas, supaya pelakunya bisa ketangkap. Karena meresahkan begini," tegasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sooko Iptu Abdul Wahib mengakui ada kejadian dan korban telah melapor. Pihaknya sedang melakukan penelusuran yang diduga dilakukan oleh gangster itu.

"Soal gangster atau bukan, kami belum tahu pasti. Yang jelas saat ini laporan tersebut sedang kami lidik. Saksi-saksi sudah kami periksa dan kami sedang cari rekaman CCTV di sekitar lokasi," pungkasnya.