Pixel Code jatimnow.com

KPK Geledah Kompleks Kantor Gubernur Jatim, Sekdaprov Santuy

Editor : Rochman Arief   Reporter : Ni'am Kurniawan
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono saat menjelaskan pemeriksaan KPK di kompleks Kantor Gubernur Jatim. (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono saat menjelaskan pemeriksaan KPK di kompleks Kantor Gubernur Jatim. (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sekdaprov Jawa Timur, Adhy Karyono membenarkan kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kompleks Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (21/12/2022).

Bahkan, Adhy mengaku ruang pribadinya tak luput dari penyelidikan KPK. Ia menduga penyelidikan ini ada hubungannya dengan penggeledahan Gedung DPRD Jatim selama ini.

Di mana Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak turut ditangkap.

"Ya pasti ada hubungannya. Mereka (KPK) minta keterangan, perencanaannya, anggarannya, digunakan belanja apa saja. Sektiar itu sih," kata Adhy, saat ditemui di kantornya.

Baca juga:
Ironi Penegak Hukum Korup, Saat Keadilan Dikunyah Syahwat Kekuasaan

Adhy menegaskan pihaknya tidak ikut diperiksa. Ia hanya mengatakan bahwa KPK meminjam ruang pribadinya untuk digunakan sebagai sekretariat.

"Oh enggak (tidak diperiksa), saya tidak ikut diperiksa. Hanya ruangan saya yang di depan, dijadikan sekretariat, dipakai (KPK) sementara," sambungnya.

Baca juga:
Selamatkan Uang Negara Rp 110 M, Kinerja Polda Jatim Tuai Pujian Senayan

Pantauan jatimnow.com, sejumlah personel KPK terlihat memasuki ruangan Sekdaprov Jatim di lantai dua Kantor Gubernur.

"Saya nggak tau persis (jumlahnya). Tadi hanya minta izin ruangan saja tadi. Jadi ya silahkan saja dipakai," beber Adhy.

 
Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam