Pixel Code jatimnow.com

Cuaca Buruk, Pelabuhan ASDP Paciran Lamongan Ditutup Sementara

Editor : Rochman Arief Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Aktifitas terkini di Pelabuhan Paciran Lamongan yang terhenti akibat buruknya cuaca dan gelombang laut. (foto : UPT PPR Lamongan for jatimnow.com)
Aktifitas terkini di Pelabuhan Paciran Lamongan yang terhenti akibat buruknya cuaca dan gelombang laut. (foto : UPT PPR Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry menutup sementara pelauhan Paciran, Lamongan. Penutupan ini sebagai bentuk antisipasi akibat buruknya cuaca di sejumlah perairan.

Penutupan ini berimbas pada keberangkatan kapal yang seharusnya dilaksanakan Kamis (22/12/2022), terpaksa diundur.

Sementara pihak ASDP Indonesia Ferry masih menunggu informasi terbaru mengenai tinggi gelombang dan kondisi cuaca. Buntut dari penutupan itu menyebabkan arus mudik Natal dan tahun baru tersumbat.

"Seluruh layanan penyebrangan baik orang maupun kargo untuk sementara dilarang berlayar sejak Kamis (22/12/2022) lalu. Saat ini cuaca buruk dengan ketinggian ombak mencapai tiga meter," kata Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional (PPR) Lamongan, Achmad Fadil, Minggu (25/12/2022).

Diinformasikan Fadil, tiga armada kapal motor penyebrangan (KMP) yang beroperasi di ASDP Paciran tidak berlayar. Bahkan, kata Fadil, satu armada KMP dengan rute pelayaran Bawean-Lamongan terjebak arus tinggi dan terpaksa memutar bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"KMP Drajat Paciran sekarang sandar di dermaga, KMP Dharma Kencana lego jangkar atau menjauh dari dermaga, sedangkan KMP Gili Iyang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak," ujarnya.

Baca juga:
SIG Salurkan Bantuan Infrastruktur, Titik Lokasinya di 4 Provinsi

Untuk jumlah pemudik, Fadil menjelaskan bahwa tahun sebelumnya tetap beroperasi dan dipadati penumpang. Namun tahun ini terpaksa tidak bisa beroperasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk.

"Info terakhir saat tanggal 22 Desember yang lalu sudah diundur, untuk tanggal arus mudik 23-25 Desember ditiadakan, karena telah kami imbau dan sampaikan ke calon penumpang," ujarnya.

Untuk kepastian keberangkatan kembali normal, PT ASDP Indonesia Ferry Paciran masih menunggu info lebih lanjut dari BMKG. Fadil berharap semua bisa normal dan arus mudik berjalan seperti sedia kala.

Baca juga:
Aniaya Pemandu Lagu, Oknum Pegawai BUMN Dilaporkan Polisi

"Semua kapal tidak diperbolehkan berlayar sampai ada info dari BMKG. Mudah-mudahan cuaca lebih bersahabat agar arus mudik bisa lancar seperti tahun lalu," pungkas operator penyeberangan milik BUMN itu.