Pixel Code jatimnow.com

251 Kades di Jombang Berangkat Aksi ke Jakarta, Ini Pesan Bupati

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Elok Aprianto
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab memberangkatkan kades ke Jakarta. (Foto: Humas Pemkab Jombang)
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab memberangkatkan kades ke Jakarta. (Foto: Humas Pemkab Jombang)

jatimow.com - Sebanyak 251 kepala Desa (Kades) di Kabupaten Jombang berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi damai di depan kantor DPR RI. Ratusan kepala desa tergabung dalam Paguyuban Kepala Desa Bersatu itu akan menyampaikan aspirasi tentang revisi UU nomor 6/2014 tentang Desa.

Salah satu poin yang diusulkan untuk direvisi adalah masa jabatan kepala desa 6 tahun bisa sampai tiga periode, direvisi menjadi masa jabatan 9 tahun bisa sampai 2 periode saja.

Keberangkatan para kades ini disambut baik oleh Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab. Tak hanya itu Bupati juga memberikan doa restu pada para kades yang akan ke Jakarta, untuk menyampaikan aspirasinya.

Baca juga:
Kemendes PDT, PKDI, dan Kampus di Lamongan Dorong Pembangunan Desa Berkelanjutan

Selain itu, Bupati juga berpesan pada para seluruh kepala desa dalam menyampaikan aspirasinya tetap harus bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, menjaga ketertiban dan menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Dapat memperoleh hasil yang baik untuk kemaslahatan bersama. Semoga apa yang tengah diperjuangkan para Kepala Desa se Indonesia bisa dikabulkan oleh Allah SWT, Saya doakan seluruh rombongan berangkat selamat dan pulang kembali ke Jombang juga selamat," ungkap Bupati, Senin (16/1/2023).

Baca juga:
Warga Kesilir Jember Tuntut Kades Mundur, Diduga Korupsi Dana Desa

Selanjutnya, mengiringi keberangkatan para Kades, Bupati Mundjidah Wahab bersama-sama dengan para Kades melantunkan salawat Burdah.

SIG Perketat Budaya K3 Lewat New CLSR
Ekonomi

SIG Perketat Budaya K3 Lewat New CLSR

Di tengah lonjakan angka kecelakaan kerja nasional, SIG berhasil mencatatkan nihil fatalitas pada 2025 melalui penguatan budaya keselamatan kerja.