Pixel Code jatimnow.com

Setwan DPRD Jombang Terima Kunjungan Banggar Trenggalek Bahas Implementasi APBD

Editor : Redaksi   Reporter : Advertorial
Pertemuan antara Setwan DPRD Jombang dengan Tim Banggar DPRD Trenggalek (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Pertemuan antara Setwan DPRD Jombang dengan Tim Banggar DPRD Trenggalek (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sekretariat DPRD Jombang menerima kunjungan kerja tim banggar dari DPRD kabupaten Trenggalek, Selasa (14/3/2023) pagi.

Tim Banggar DPRD Trenggalek melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jombang untuk membahas implementasi APBD.

Sampai di kantor wakil rakyat Jombang, alat kelengkapan DPRD Trenggalek itu ditemui Kasubag Umum dan Pemerintahan Sekretariat Dewan, Muklis.

"Tujuan kedatangan dari Banggar DPRD Trenggalek ini untuk membahas implementasi (APBD) di Jombang. Bagaimana sih implementasinya," ungkap Muklis.

Dia menjelaskan, seperti daerah lain, untuk implementasi APBD tentu mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) APBD yang disahkan Timnggar dan Banggar.

Baca juga:
Berita Duka, Mantan Bupati Jombang Nyono Suherli Wihandoko Tutup Usia

"Kemudian juga mengacu pada penjabaran APBD yang diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup)," jelas Muklis.

Para wakil rakyat dari Trenggalek itu juga menanyakan terkait dengan APBD 2024. Muklis menyampaikan bahwa Kabupaten Jombang juga sudah melakukan Musrenbang pekan lalu.

"Jombang juga sudah Musrenbang untuk membahas program apa saja ke depannya," ungkapnya.

Baca juga:
Bahas Raperda, Wakil Rakyat Minta Saran dari Warga Jombang

Dari segi pengawasan sendiri, lanjut Muklis, di DPRD Jombang selalu meminta serapan APBD setiap beberapa bulan sekali. Hal ini untuk mengawasi program apa saja yang sudah berjalan atau belum berjalan.

"Untuk pendapatan setiap bulan mendapat laporan langsung dari eksekutif," pungkasnya. (ADV)

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen
Ekonomi

SPTP: Arus Peti Kemas Semester 1 Tahun 2024 Tumbuh 6 Persen

"Peti kemas internasional tumbuh sekitar 5,76 persen jika dibandingkan dengan semester 1 tahun 2023 dan peti kemas domestik tumbuh sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya,” jelas Widyaswendra.