Pixel Codejatimnow.com

Seniman Reog Demo, Ibu dan Bayi Ditahan RS Muslimat Ponorogo

Editor : Redaksi  
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko turut hadir di tengah aksi seniman reog yang datang dari berbagai kota. (foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko turut hadir di tengah aksi seniman reog yang datang dari berbagai kota. (foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berita pilihan pembaca kemarin, Minggu (9/4/2023), di posisi pertama tentang sejumlah seniman reog yang berasal dari berbagai kota menggelar aksi budaya di depan Paseban, Ponorogo.

Berita lainnya tentang nenek yang tertipu aksi mahasiswa abal-abal hingga kehilangan emas senilai Rp20 juta. Serta kisah ibu dan bayi asal Kota Madiun viral di media sosial tertahan di RS Muslimat Ponorogo.

Redaksi merangkum ketiga berita tersebut.

Seniman Reog Gelar Demo di Alun-alun Ponorogo, Ini Tujuannya

Sejumlah seniman reog yang berasal dari berbagai kota menggelar aksi budaya di depan Paseban, Ponorogo, Sabtu (8/4/2023) malam. Seniman yang menggelar aksi tidak hanya dari Ponorogo, tetapi juga dari Pacitan, Madiun, Trenggalek, Nganjuk, Wonogiri dan daerah lainnya.

Baca juga:
Pandangan Umum, Seluruh Fraksi DPRD Ponorogo Sepakat Bahas Raperda Kawasan Tanpa Rokok

Nenek di Banyuwangi Kepincut Tawaran Bansos Mahasiswa Abal-abal, Emas 20 Juta Raib

Perhiasan emas senilai Rp20 juta milik nenek Giyem (70) asal Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, dibawa kabur dua orang pencuri, Minggu (9/4/2023).

Ibu dan Bayi Ditahan RS Muslimat Ponorogo, Penyebabnya Bisa Elus Dada

Baca juga:
Whisnu Sakti Buana Meninggal Dunia hingga Popok Terbakar

Ditahannya seorang ibu dan bayi asal Kota Madiun viral di media sosial. Unggahan itu ditulis akun bernama Raja Tega yang menggemparkan jagat maya Ponorogo, baik grup Facebook maupun WhatsApp.