Kreasi Topeng Barong Zaman Now

Editor: Arif Ardianto / Reporter: CF Glorian

Bayu diantara hasil karya topeng barongnya.

jatimnow.com - Siapa yang tak kenal barongan atau seni tari Barong? Tari Barong merupakan salah satu bagian dari masyarakat Jawa yang tak terpisahkan dan telah bertahan secara turun-temurun.

Meski di era globalisasi dan laju perkembangan teknologi yang pesat, bentuk kesenian tari tersebut tak pernah sepi peminat. Baik dari kalangan anak-anak hingga dewasa, hampir seluruhnya menyukai barongan.

Bayu Setiawan (27) seorang pengrajin barongan di Blitar menyebut Seiring perkembangan zaman inilah, model barongan harus memiliki variasi yang disesuaikan dengan tren dari penikmat barongan.

Kendati demikian, pembuatan barongan tak meninggalkan karakter dan unsur seni dalam topeng barongan itu sendiri.

"Selama ini masyarakat sendiri selalu antusias dengan setiap pentas barongan. Mereka tidak ingin barongan yang ditampilkan monoton. Itu-itu saja", ujar Bayu, Minggu (11/03/2018), sambil menunjukan kreasi barongan yang ada di Rumahnya di Desa Jiwut Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Lebih jauh Bayu mengatakan, topeng barongan yang dibuat ada dua jenis. Yakni barongan untuk mainan anak-anak dan untuk kebutuhan pentas.

Untuk barongan pentas, model ukiran lebih detail serta ditambah dengan ornamen lainnya yang membuat topeng barongan lebih menarik dan lebih memunculkan karakter. Misalnya, karakter pemarah, kalem, hingga karakter kejam.

Produksi barongan oleh Bayu tidak dilakukan secara massal, namun akan dikerjakan sewaktu ada pesanan saja.

Untuk menyelesaikan 1 karakter barongan dibutuhkan waktu sedikitnya 2 sampai 3 Minggu. Sedangkan karakter barongan menyesuaikan keinginan dari sang pembeli.

"Barongan itu nggak bisa dibuat dan selesai sehari dua hari, tapi hingga berminggu-minggu tergantung mood. Tapi biasanya maksimal 3 Minggu udah bisa diambil," terang pria yang sudah memiliki sanggar seni tari barongan sendiri tersebut.

Untuk 1 topeng barongan memiliki label harga yang tak sama, tergantung dari model dan detail yang inginkan.

Harga 1 buah barongan yang dijual paling murah 50 ribu rupiah untuk barongan mainan dan 800 ribu rupiah untuk barongan pentas.

Sedangkan untuk pemasaran, ia mengaku tak bisa hanya mengandalkan media sosial saja. Disetiap kali manggung, Bayu selalu memanfaatkan untuk ajang pengenalan dan pemasaran.

"Setiap kali kita tampil, selalu bawa banyak barongan. Biar masyarakat nggak bosen liatnya. Dari situ kita sambil berharap ada peminat yang mau minta dibuatin barongan. Biar getok tular lah minimal," tandas pria yang sudah menggeluti dunia seni tari sejak remaja itu.

Reporter: Cf Glorian
Editor: Arif Ardianto

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter