Pixel Code jatimnow.com

Kembali Berulah di Tulungagung, Tiga Pesilat Diringkus

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Bramanta Pamungkas
Tiga pesilat yang terlibat pengeroyokan di Tulungagung (Foto: Dok. Polres Tulungagung)
Tiga pesilat yang terlibat pengeroyokan di Tulungagung (Foto: Dok. Polres Tulungagung)

jatimnow.com - Pesilat kembali berulah di Tulungagung, dengan mengeroyok satu orang dalam sebuah pesta hajatan.

Tiga pesilat yang terlibat pengeroyokan telah diringkus Tim Satreskrim Polres Tulungagung. Mereka adalah HOP (21), NAMS (22) dan ZA (21), warga Kecamatan Tanggunggunung.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori mengatakan, ketiga pesilat itu mengeroyok ATY (26), pada acara pesta hajatan pada Selasa (16/5/2023) lalu.

Saat itu pelaku bersama korban menghadiri pesta hajatan. Para tamu undangan yang hadir dihibur dengan musik elekton. Bahkan tuan rumah juga menyediakan minuman keras (miras) untuk para tamu.

"Tersangka dan korban merupakan tamu undangan pesta hajatan di rumah salah seorang warga," ujar Anshori, Senin (22/5/2023).

Baca juga:
Ini Tampang Pembunuh Pesilat Wanita di Kediri, Vodka Dioplos Sianida

Saat berjoget menikmati alunan musik, pelaku dan korban saling bersenggolan. Diduga karena pengaruh miras, pelaku emosi dan mengeroyok korban. Korban mengalami luka-luka dan melaporkan kejadian itu ke polisi.

"Korban melakukan visum dan membuat laporan polisi," tuturnya.

Setelah menerima laporan, Tim Satreskrim Polres Tulungagung langsung melakukan penyelidikan, hingga menangkap ketiga pelaku di rumahnya.

Baca juga:
Video: Polisi Amankan 160 Pesilat yang Terlibat Tawuran

Para pelaku mengakui perbuatannya dan kini mendekam dalam sel tahanan. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.

 

Mas Dhito Berangkatkan Kediri Dholo KOM 2024 dari SLG
Olah Raga

Mas Dhito Berangkatkan Kediri Dholo KOM 2024 dari SLG

Kediri Dholo KOM 2024 diikuti 520 cyclist dari Indonesia dan mancanegara. Mereka melintasi berbagai pemandangan indah dan menantang di wilayah Kediri, termasuk tanjakan ikonik kelok 9 dan gigi 1.