Ini Penyebab Sapi Kurban di Surabaya Mengamuk dan Terjun ke Sungai

Proses evakuasi sapi yang terjun ke sungai

jatimnow.com - Proses evakuasi sapi kurban yang terperosok di Kali Buk Tempe, Banyu Urip, Surabaya berlangsung lama. Hingga Selasa (21/8/2018) malam pukul 22.20 Wib, petugas command center 112 Kota Surabaya belum berhasil mengangkat sapi tersebut.

Haji Hanafi (bukan Haji Budi seperti berita sebelumnya), pemilik sapi itu mengatakan, dirinya tidak memaksa petugas untuk mengangkat sapinya itu.

"Kalau nggak bisa diangkat. Biar di kali ini saja. Besok kan bisa disembelih di kali. Soalnya airnya cetek," katanya di lokasi.

Baca juga: Sapi Kurban di Surabaya Mengamuk hingga Terjun ke Sungai

Loading...

Haji Hanafi sendiri merupakan warga Banyu Urip Lor Gang 11, yang letaknya hanya beberapa meter dari lokasi terjunnya sapi itu. Sapi itu sendiri terjun ke kali sekitar pukul 19.00 Wib. Sapi itu dibeli Hanafi dari Madura senilai Rp 22 Juta.

"Kami sudah maksimal membawa sapi ini. Karena besar sekali sapinya, kami bawa dengan 8 orang," ungkap Hanafi.

Tapi, lanjut Hanafi, saat melintas di Petemon Barat, tepatnya jalan gang samping kali, sapinya tiba-tiba berontak dan terjun ke sungai.
"Sepertinya sapi itu kaget setelah ada bunyi mercon. Tiba-tiba berontak dan terperosok ke kali," tambah Hanafi.

Dari pantauan di lokasi, sapi itu sendiri terlihat kelelahan. Berulangkali upaya pengangkatan gagal setelah sapi tiba-tiba ngambek. Petugas bahkan memberikan sejumlah pisang ke sapi itu agar stamina sapi kembali lagi. Tapi upaya itu belum membuahkan hasil.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto



Berita Terkait