Pixel Codejatimnow.com

Inovasi Kuliner Desa Kalidawir Sidoarjo Ciptakan Menu Nasi Bakar Bunga Telang

Editor : Endang Pergiwati  Reporter : Ahaddiini HM
Nasi Bakar Bunga Telang (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Nasi Bakar Bunga Telang (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Bunga telang (clitoria ternatea) selain cantik, juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Di antaranya sebagai antioksidan, zat anti kanker, anti inflamasi, menurunkan diabetes dan mempercepat penyembuhan luka.

Desa Kalidawir Sidoarjo, selain membudidayakan bunga telang sebagai tanaman obat keluarga (toga), para warga juga mengaplikasikannya pada sajian menu khas, yaitu nasi bakar bunga telang.

Rohmatul Hanifah, penggagas nasi bakar bunga telang Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo menjelaskan, ditambahkannya bunga telang pada olahan hidangan nasi bakar agar lebih bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, warna biru dari bunga telang juga untuk mempercantik sajian.

"Ide buat nasi bakar bunga telang waktu bergabung dalam kelompok Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga The Ros Rolas. Waktu itu, kelompok kami mengikuti lomba dan dituntut harus memiliki hasil olahan yang unik dan berbeda. Akhirnya muncul ide bikin nasi bakar bunga telang," ucapnya Jumat (8/12/2023).

Rohmatul menjelaskan, cara pembuatan nasi bakar bunga telang tak jauh beda dengan nasi bakar pada umumnya.

"Bunga telang dipetik dari kebun toga, dicuci bersih, terus dimasukkan ke dalam air mendidih hingga keluar warnanya, setelah itu disaring," terangnya.

Ia melanjutkan, air berwarna biru keunguan itu kemudian dibuat memasak nasi seperti biasa. Namun agar rasa nasi bakar semakin sedap, Hanifah menambahkan campuran rempah-rempah seperti santan, daun salam, dan kaldu ayam saat memasak nasi.

Baca juga:
Kuliner Lontong Kikil di Lamongan Harga Rp5 Ribu, tapi Rasanya Megilan!

"Biar lebih gurih, nasinya ditambahi bumbu rempah-rempah. Setelah matang, warna nasinya jadi menarik, jadi biru," tambahnya.

Setelah nasi matang, kemudian ditambahkan lauk seperti oseng ayam jamur kemangi di atasnya, kemudian dibungkus daun pisang dan dibakar hingga keluar aroma sedap dari daun pisang.

Nasi bakar bunga telang buatannya dan emak-emak Desa Kalidawir banyak dipesan masyarakat Sidoarjo pada momen tertentu, seperti arisan, pengajian, dan rekreasi.

Baca juga:
Warga Surabaya Nyoblos Dapat Ketan Anti Golput, Gratis!

"Buat sesuai order, jadi nggak bisa langsung beli, harus pesen dulu sebelumnya," ungkapnya.

Tidak hanya digunakan sebagai inovasi nasi bakar, bunga telang di tangan para emak desa Kalidawir, juga digunakan sebagai bahan minuman, teh herbal bunga telang, permen dan

Hanifah berharap segala karya cipta dari bahan bunga telang ini, Desa Kalidawir semakin dikenal masyarakat, bukan hanya karena warna yang dihasilkan dari bunga telang, namun juga dari segi kesehatan sebagai produk khas yang dapat memajukan desa.