Pixel Code jatimnow.com

Pemkab Tulungagung Pantau Harga Jagung, Telur dan Daging Ayam

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Bramanta Pamungkas
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung memantau pergerakan harga untuk komoditas jagung, telur dan daging ayam. Untuk saat ini, harga beras terpantau stabil selama sepekan terakhir ini. 

 

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan, dari pantauan untuk harga beras dalam sepekan ini relatif stabil. Harga beras diprediksi kembali normal pada bulan April mendatang, seiring dengan musim panen raya. Selama ini, kenaikan harga beras paling berpengaruh terhadap kenaikan inflasi.

"Jika kondisinya seperti ini, saya yakin angka inflasi untuk bulan Maret akan turun," ujarnya, Senin (18/03/2024).

Baca juga:
Harga Kebutuhan Pokok di Lamongan Tak Terkendali di Minggu Pertama Ramadan

Demi terus menekan inflasi, pihak Pemkab juga melakukan pemantauan terhadap komoditas yang harganya mulai mengalami kenaikan, yaitu jagung, telur dan daging ayam.

"Ini tadi hasil rapat koordinasi dengan pemerintah pusat kami diperintahkan memantau perkembangan harga jagung, telur dan daging ayam," tuturnya.

Baca juga:
Awal Tahun 2024, Cabai Rawit di Lamongan Masih Rp75 Ribu per Kg

Heru menjelaskan, untuk komoditas jagung Tulungagung mendapatkan alokasi bantuan sebesar 14 ribu ton. Bantuan ini sudah didistribusikan hingga 2 ribu ton. Sisanya akan digelontorkan pada bulan Maret ini. Jika kebutuhan jagung ini sudah tercukupi maka dua komoditas lain bisa terkendali.

"Untuk telur dan daging ayam ada kenaikan, selain karena tren bulan Ramadan juga bisa dipicu karena mahalnya harga pakan, yakni jagung. Untuk itu, kita kendalikan harga jagung yang lain bisa mengikuti," pungkasnya.