Pixel Codejatimnow.com

Kisah Korban Kecelakaan Terima Kaki Palsu dari Polresta Kota Malang

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Gerhana
Salah satu penerima kaki palsu, Wiwik Vidayati (45). (Foto: Gerhana/jatimnow.com)
Salah satu penerima kaki palsu, Wiwik Vidayati (45). (Foto: Gerhana/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polresta Malang Kota memberi kaki palsu kepada 37 penyandang disabilitas yang ada di Malang Raya dan sekitarnya. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (8/6/2024) di Mapolresta Malang Kota.

Kegiatan sosial ini dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78. Rata-rata penerima kaki palsu didominasi oleh korban kecelakaan lalu lintas, dan akibat karena sakit atau bawaan dari lahir.

Salah satu penerima kaki palsu, Wiwik Vidayati (45) mengatakan, dia kehilangan satu kaki kanannya karena kecelakaan sepeda motor yang dialaminya pada Desember 2022.

Wanita yang akrab disapa Yanti itu, saat itu hendak mengantarkan temannya ke Puskesmas setempat. Namun nahas, sepeda motor yang dikendarainya mengalami rem blong.

"Keadaan teman lagi sakit, saya ngantar, terus akhirnya remnya ngeblong, keadaan turun itu. Akhirnya mungkin kalau perempuan kan panik, terjadi langsung, kecelakaan tunggal, tidak ada yang nabrak," kata Yanti, Sabtu (8/6/2024).

Dia berharap, kaki palsu yang diterimanya dapat membantu aktivitasnya sehari-hari. Dia juga ingin dapat bekerja kembali untuk membantu perekonomian keluarga.

Yanti mengatakan, setelah kejadian kecelakaan tersebut, dirinya lebih banyak beraktivitas di rumah.

Baca juga:
Polresta Malang Kota Terima Hibah Rp5,7 Miliar untuk Pengamanan Pilkada 2024

"Tahunya dari Pak Polisi, kemudian didata, waktu bulan Mei ngukur di sini, terus dapat baru ini, ini masih penyesuaian. Pengennya bisa kerja lagi, sebelumnya bantu-bantu tetangga," kata wanita asal Pasuruan tersebut.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, adanya pemberian kaki palsu ini maka masyarakat dihimbau untuk lebih bijak saat berkendara.

Dia berharap, pengendara yang masih memiliki kondisi tubuh normal untuk bisa menyayangi tubuhnya.

Baca juga:
Rekonstruksi 18 Adegan Pembunuhan Mahasiswi Malang di Kamar Kos

"Itu memang mayoritas banyak karena kecelakaan lalu lintas, nah ini memberikan himbauan juga, pesan edukasi kepada warga masyarakat untuk lebih bijak ketika berkendara," katanya.

Dia juga mengatakan, pemberian kaki palsu ini tidak hanya berhenti disini saja. Apabila, ada masyarakat yang masih membutuhkan, maka pihaknya siap membantu.

"Sampaikan kepada kami ke Polresta, nanti tidak usah seremonial, kami bawa ke Mas Sugeng (pembuat kaki palsu), kita ukur, dan kita serahkan kaki palsunya," ujarnya.