Usai Menembaki Mobil Pejabat, RM Panik dan akan Tidur Hotel

Editor: Erwin Yohanes Narendra Bakrie / Reporter:

RM setelah tertangkap tim dari Polrestabes Surabaya.

jatimnow.com - Usai menembaki mobil Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Ery Cahyadi, RM (38), sang pelaku ternyata panik.

Sebab, setelah kejadian itu, Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 13.00 Wib, RM sama sekali tak pulang. Dia memilih berkeliling Kota Surabaya dengan mobil Toyota FJ Cruiser warna hitam bernopol L 3 AP miliknya.

Informasi yang digali jatimnow.com di lapangan menyebut, RM memiliki dua rumah, yaitu di Jalan Ketintang Madya (juga tempat usaha moge) dan Sakura Residence di Jalan Jetis Selatan.

Dua rumah itu bahkan sudah dicek oleh tim gabungan (Jatanras dan Resmob) Polrestabes Surabaya, untuk memastikan keberadaan RM. Dan di dua rumah itu, RM diketahui belum pulang sama sekali.

Tepat pukul 20.00 Wib, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran memerintahkan tim gabungan ini untuk standby di perumahan Sakura Residence untuk menyanggong RM.

Sedangkan personel lainnya berpatroli menyusuri jalanan untuk mencari keberadaan RM dan mobilnya.

Namun, selang beberapa menit, personel Jatanras melihat mobil RM terparkir di depan halte Jalan Ketingang Baru I, tepat di samping KFC Ahmad Yani.

Mobil RM terparkir ke arah Jalan Ahmad Yani. Mobil RM dalam keadaan mesin menyala dengan lampu hazard juga menyala. Ternyata, RM berada di dalam kemudi dan sedang makan.

Dari sanalah, semua personel dari tim gabungan baik Jatanras maupun Resmob mendekat ke mobil RM. Mobil RM kemudian dikepung.

Sayang, belum sempat mengamankan RM, anggota yang menghadang ditabrak oleh RM. Namun anggota tidak ada yang terluka karena berhasil menghindar.

RM memacu mobilnya ke Jalan Ahmad Yani menuju Jembatan Layang Wonokromo.

"Benar, penyergapan pertama terhadap pelaku (RM), dilakukan anggota kami di KFC Ahmad Yani. Tapi pelaku berhasil kabur setelah berusaha menabrak anggota," sebut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Kamis (15/3/2018).

Baca juga: Menegangkan! Cerita Penangkapan Penembak Mobil Pejabat Kota Surabaya

Informasi lain menyebut, mobil RM dikejar tim gabungan dengan kecepatan 80 hingga 100 KM/Jam. Maklum saja, saat itu jalanan sudah sedikit lengang.

RM memacu mobilnya putar balik dan menuju bundaran waru melalui Jalan Ahmad Yani. "Dia (RM, red) berhasil kami sergap dan amankan di Bundaran Waru sebelum ke arah tol," beber Rudi.

Penangkapan itu dilakukan oleh tim gabungan dari Unit Resmob, Unit Jatanras dan Satlantas Polrestabes Surabaya.

Dalam pemeriksaan awal RM mengaku kepada petugas, bahwa dirinya memang berniat tidak pulang ke rumah pasca melakukan penembakan tersebut.

RM mengaku bahwa dirinya berencana tidur di hotel yang sudah ia booking sebelumnya. Namun sebelum cek-in ke hotel, dirinya terendus petugas dan akhirnya tertangkap.

Fakta mengejukan : 
1. RM punya dua rumah yang pasca penembakan tidak disinggahinya. 
2. Dibalik ke-gentle-annya, RM ternyata panik hingga makan di dalam mobil. 
3. RM berencana tak pulang dan akan tidur di hotel. 
4. Saat menghindari polisi agar tak tertangkap, RM memacu mobilnya antara 80-100 Km/jam

 

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter