Rendra Kresna Dituduh Terima Gratifikasi DAK Sebesar Rp 600 Juta

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Avirista Midaada

Bupati Malang Rendra Kresna.

jatimnow.com – Tim kuasa hukum Rendra Kresna menyebutkan Bupati Malang itu dituduh menerima gratifikasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 600 juta.

Hal itu berdasarkan sprindik yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

"Sesuai sprindik kemarin dugaannya menerima gratifikasi Rp 600 juta," kata Gunadi, salah satu tim penasehat hukum Rendra Kresna ditemui di rumah dinas Bupati Malang, Rabu (10/10/2018).

Baca Juga:

Menurut Gunadi, gratifikasi itu diberikan dari hasil pencairan DAK tahun 2011-2012. Namun, ia juga membantah bahwa kliennya itu menerima uang sebesar Rp 600 juta.

"Tidak ada uang segitulah," jawabnya.

Gunadi juga enggan masuk lebih mendalam tentang substansi tuduhan itu.

"Saya tidak mau masuk ke substansi tuduhan KPK itu. Yang penting sebagai kuasa hukumnya akan melakukan pembelaan secara maksimal," imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati Malang Rendra Kresna menyatakan penggeledahan rumah dinas dan rumah kediamannya itu dilakukan dalam kapasitas dirinya sebagai tersangka.

Hal ini terlihat dari berita acara penggeledahan yang ditandatangani Rendra yang menyebutkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi DAK tahun 2011.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter