jatimnow.com - Demo kelompok mahasiswa di Polrestabes Surabaya berjalan ricuh. Teriakan 'penyusup' menyeruak di tengah kericuhan, Sabtu (30/8/2025).
Ditengah orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap) berteriak pada anggotanya untuk mundur, dan tak terlibat dalam aksi ricuh.
"Penyusup. Itu bukan barisan mahasiswa," teriak korlap aksi.
Sebelum kericuhan terjadi, aksi mahasiswa berjalan secara damai.
Mereka hanya menuntut 40-50 rekan mahasiswa di bebaskan dalam aksi kemarin, Jumat (29/8/2025).
Baca juga:
Usai Gedung Grahadi, Demonstran Bakar Polsek Tegalsari Surabaya
Ditengah tuntutan itu, sejumlah mahasiswa ber-almamater ITS juga nampak melemparkan bunga ke pintu gerbang Polrestabes Surabaya. Menandai gerakan mereka sebagai aksi damai.
"Kawan kita ada di dalam. Ditahan. Padahal dia bukan penjahat. Kita minta tolong kawan-kawan kami dibebaskan," kata korlap lainnya.
"Minta tolong bebaskan kawan kami," tandasnya.
Baca juga:
Demo Meluas ke Pare, Massa Bakar Motor di Kantor Satlantas Polres Kediri
Untuk diketahui, kericuhan dimulai saat massa melemparkan batu ke arah polisi. Polisi yang berjaga tetap bertahan dengan tameng dan pentungan.
Kericuhan semakin tak terkontrol saat polisi menerima tembakan petasan. Dari dari dalam, polisi menembakkan Gas Air Mata.